Maluku Hari ini
Tarif Angkutan Udara dan Pangan Dorong Inflasi Ambon Tertinggi di Maluku
Maritje Pattiwaellapia menyatakan bahwa inflasi bulanan tersebut dipicu oleh lima komoditas utama.
Penulis: Maula Pelu | Editor: Ode Alfin Risanto
Ringkasan Berita:
- Kota Ambon mengalami inflasi 0,85 persen secara bulanan (m-to-m) pada Desember 2025 dan 4,23 persen secara tahunan (y-on-y), menjadi yang tertinggi di Provinsi Maluku.
- Inflasi dipicu oleh tarif angkutan udara serta kenaikan harga sejumlah komoditas pangan.
- Pemerintah Provinsi Maluku mengaku terkejut meski telah melakukan berbagai upaya pengendalian inflasi.
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Kota Ambon mengalami inflasi 0,85 persen secara Month to Month (m-to-m) pada Desember 2025 terhadap November 2025.
Sementara secara year on year (y-on-y) atau perbandingan tahunan, inflasi Kota Ambon capai 4,23 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 111,73.
Baca juga: Hanya 37 Kasus, DP3A Sebut TPKS 2025 Alami Penurunan
Baca juga: Terancam Kehilangan Rumah di Amahusu, Reymond: Apa Gunanya Sertipikat?
Kepala BPS Provinsi Maluku, Maritje Pattiwaellapia, dalam acara peluncuran Berita Resmi Statistik (BRS) di Januari 2026, menyatakan bahwa inflasi bulanan tersebut dipicu oleh lima komoditas utama.
“Inflasi m-to-m Kota Ambon sebesar 0,85 persen, didorong oleh kelima komoditas dengan andil terbesar berasal dari Tarif Angkutan Udara,” sebut Maritje.
Tarif angkutan udara menjadi penyumbang tertinggi inflasi bulanan dengan andil 0,27 persen.
Selain itu, kenaikan harga beberapa bahan pangan juga turut mempengaruhi laju inflasi.
Adapun lima komoditas utama pemicu inflasi m-to-m Desember 2025 di Kota Ambon, yakni ;
- Tarif Angkutan Udara : 0,27 persen
- Ikan Selar atau Kawalinya : 0,17 persen
- Bawang merah : 0,16 persen
- Cabai rawit : 0,13 persen
- Kangkung : 0,07 persen.
Sementara secara tahunan, (y-on-y), Desember 2025 terhadap Desember 2024, inflasi Kota Ambon mencapai 4,23 persen.
Komoditas dengan andil terbesar adalah emas perhiasan yang memberikan kontribusi 0,79 persen, jauh lebih tinggi dibanding komoditas lainnya.
Lima komoditas yang memiliki andil pemicu inflasi year on year di Kota Ambon antara lain ;
- Emas perhiasan (0,79 persen)
- Tarif Angkutan Udara (0,42 persen)
- Cabai rawit (0,18 persen)
- Ikan tongkol atau komu (0,17 persen)
- Ikan tuna atau tatihu (0,16 persen).
Maritje Pattiwaellapia, juga menyebutkan bahwa Inflasi Kota Ambon merupakan yang tertinggi di Provinsi Maluku, jika dibanding dengan dua daerah lain yang menjadi wilayah pemantau inflasi, yakni Kota Tual, dan Kabupaten Maluku Tengah.
Kabupaten Maluku Tengah, mencatat inflasi terendah sebesar 2,56 persen dengan IHK sebesar 109,46. Sedangkan Kota Tual sebesar 3,93 persen dengan IHK 110,82.
| Dugaan Korupsi Dana Desa dan ADD Hatunuru Taniwel Timur, Jaksa Segera Ungkap Aktor Utama |
|
|---|
| Kasus Korupsi DD dan ADD Lokki Masuki Babak Baru, Penetapan Tersangka Tinggal Menunggu Waktu |
|
|---|
| Inflasi Maluku Mei 2026 Capai 3,27 Persen, Ikan dan Sembako Jadi Pendorong Utama |
|
|---|
| Kejari SBB Usut Dugaan Korupsi SPPD Fiktif di Sekretariat DPRD, 8 Saksi Diperiksa Jaksa |
|
|---|
| Hari Lahir Pancasila 2026 di Maluku: Kepala Daerah Diminta Lindungi Kelompok Rentan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Kota-Ambon-inflasi-lagi.jpg)