Maluku Terkini
Ditopang NonMigas, Neraca Perdagangan Maluku Surplus US 26,41 Juta Sejak Januari - Agustus 2025
Agustus 2025, neraca nilai perdagangan mengalami defisit US$32,96 juta yang terbentuk dari sektor migas, dimana ekspor Maluku tercatat nihil.
Penulis: Maula Pelu | Editor: Ode Alfin Risanto
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Neraca perdagangan Maluku mengalami defisit sejak Januari hingga Agustus 2025 sebesar US$191,90 juta.
Angka defisit ini dipicu oleh surplus pada sektor nonmigas US$26,41 juta.
Sementara pada sektor migas defisit US$218,31 juta.
Untuk Agustus 2025, neraca nilai perdagangan mengalami defisit US$32,96 juta yang terbentuk dari sektor migas, di mana ekspor Maluku tercatat nihil.
Baca juga: Ratusan Warga Transmigrasi di SBT Segera Miliki Sertipikat Tanah, Target Rampung Desember 2025
Baca juga: Jadwal Kapal Maluku: Sabuk Nusantara 71 dan 106 Berangkat Sore Ini, Cek Rute Terbaru
Ini disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku, Maritje Pattiwaellapia, dalam peluncuran berita resmi statistik (BRS) untuk rilis Oktober 2025.
Jika dilihat berdasarkan neraca volume perdagangan Maluku sejak Januari hingga Agustus 2025, mengalami defisit 322,82 ribu ton.
Jumlah itu dipicu oleh surplus pada sektor nonmigas 4,67 ribu ton dan sektor migas defisit 327,49
ribu ton.
“Pada Agustus 2025 mengalami defisit 51,09 ribu ton. Defisit berasal dari transaksi perdagangan sektor migas defisit 51,09 ribu ton,” sebut Pattiwaellapia.
Jejak ini jika dilihat ke belakang, dari Januari hingga Desember 2024 Maluku tercatat defisit sebesar US$ 398,34 juta.
Setiap bulan di sepanjang 2024, Maluku selalu
mengalami defisit, dan yang terdalam terjadi di Juli 2024 yang mencapai US$ 68,37 juta.
Hal ini dikarenakan masih tingginya impor barang dari luar negeri.
Impor barang tersebut didominasi dari sektor migas.
Di sisi lain, ekspor Maluku pada sektor migas belum mampu mengimbangi besarnya impor migas dari luar negeri.
Tercatat ekspor migas Maluku selama Januari hingga Desember 2024, hanya sebesar US$ 23,29 juta.
Sedangkan impor migas dari luar negeri mencapai US$ 445,82 juta. (*)
| Terkuak Modus! Bendahara Kejari SBT Akui Gelapkan Dana Kantor Rp. 700an Juta Tuk Kepentingan Pribadi |
|
|---|
| Kejari SBB Naikan Kasus Dugaan Korupsi SPPD Fiktif di DPRD SBB ke Tahap Penyidikan, Bukti Dikantongi |
|
|---|
| Hari Lahir Pancasila 2026, Kapolda Maluku: Hoaks dan Ujaran Kebencian Jadi Ancaman Persatuan Bangsa |
|
|---|
| Ricuh di SBB, Ketua IPPTAS Minta Masyarakat Percayakan Proses Hukum kepada Kepolisian |
|
|---|
| Kejati Koordinasi dengan Polda Maluku, Usut Dugaan Korupsi Rp. 6,7 Miliar Proyek SMA N 29 SBB |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Nelayan-33.jpg)