Maluku Terkini

Agustus 2025 Ekspor di Maluku Nihil, Sumber Ekspor Hanya dari Sektor Perikanan

Menurutnya, kondisi ini menjadi indikator adanya perlambatan kinerja perdagangan luar negeri di Maluku, baik sektor migas maupun nonmigas.

Penulis: Maula Pelu | Editor: Mesya Marasabessy
BPS MALUKU
EKSPOR MALUKU - Badan Pusat Statistik Provinsi Maluku merilis data nilai ekspor di Provinsi Maluku sejak Januari hingga Agustus 2025. 

 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Ekspor Maluku pada Agustus 2025 tercatat nihil atau tidak ada kegiatan ekspor sama sekali atau nilai ekspor adalah nol. 

Hal ini disampaikan Kepala BPS Provinsi Maluku, Maritje Pattiwaellapia, dalam acara peluncuran Berita Resmi Statistik (BRS) untuk Oktober 2025 di Kantornya yang beralamat di jalan Wolter Monginsidi, Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Provinsi Maluku.

“Ekspor Maluku Agustus 2025 tercatat nihil atau turun 100,00 persen dibanding ekspor Agustus 2024 senilai US$1,05 juta,” ungkapnya.

Menurutnya, kondisi ini menjadi indikator adanya perlambatan kinerja perdagangan luar negeri di Maluku, baik sektor migas maupun nonmigas.

Tercatat, dalam tahun berjalan sejak Januari hingga Agustus 2025, Nilai ekspor Maluku mencapai US$28,31 juta.

Nilai tersebut turun 18,85 persen dibanding periode yang sama tahun 2024, yaitu dari US$34,88 juta.

Jumlah ini secara keseluruhan bersumber dari ekspor non migas. 

“Penurunan ekspor Januari–Agustus 2025 dibanding periode tahun lalu disebabkan belum adanya kegiatan ekspor migas pada periode ini,” sambungnya.

Baca juga: Intimidasi Pelaku dan Keluarga jadi Kendala Penanganan Kekerasan Perempuan dan Anak di Malteng

Baca juga: Perpustakaan Airnanang Gelar Literasi Digital: Libatkan Orang Tua dan Siswa

Selain itu pula, tidak adanya ekspor berupa kelompok lainnya. 

Sementara itu, kelompok ikan dan udang naik 19,82 persen dari US$23,63 juta menjadi US$28,31 juta.

Nilai ini berdasarkan negara tujuan dalam tahun berjalan 2025, Tiongkok merupakan negara tujuan ekspor terbesar dengan nilai  US$25,22 juta (89,08 persen).

Disusul Hongkong US$2,94 juta (10,38 persen). 

Sementara ekspor ke negara kawasan luar Asia pada periode tersebut kontribusinya hanya sebesar 0,55 persen, yakni ke Amerika Serikat senilai US$0,15 juta.

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved