Jumat, 24 April 2026

Maluku Terkini

Namlea dan Banda Jadi Tujuan Mudik Tertinggi Nataru 2025/2026

Data sementara, daerah tujuan Namlea sebanyak 1.601 dan Banda 1.069, diikuti dengan Bau-Bau sebanyak 991 penumpang. 

Penulis: Maula Pelu | Editor: Mesya Marasabessy
Istimewa
ILUSTRASI- Sebuah kapal Pelni saat berlabuh di Pelabuhan Banda, Maluku Tengah. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Namlea dan Banda, menjadi daerah tujuan perjalanan  terbanyak mudik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, dicatat oleh Kantor Kesyabandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Ambon per tanggal 21 Desember 2025. 

Sejak H-7 hingga H-4 Natal tepat pada Minggu (21/12/2025), daerah tujuan Namlea sebanyak 1.601 dan Banda 1.069, diikuti dengan Bau-Bau sebanyak 991 penumpang. 

Data ini dibeberkan Iyan Ashari, Kepala Bidang Lalu Lintas Angkatan Laut KSOP Kelas I Ambon, saat ditemui TribunAmbon.com, di ruang kerjanya bertempat di jalan Yos Sudarso Komp. Pelabuhan Ambon, Kelurahan Honipopu, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Maluku, Senin (22/12/2025).

Hal yang sama juga terhadap daerah asal perjalanan, tercatat Namlea sebanyak 1.551 orang, Banda 1.477, dan Tarnate sebanyak 938. 

Ribuan penumpang itu merupakan akumulasi 4 hari perhitungan jumlah pemudik via kapal laut di tiga pelabuhan yang beroperasi, yaitu Pelabuhan Yos Sudarso, Slamet Riyadi, dan Pelabuhan Galala. 

Iyan Ashari, Kepala Bidang Lalu Lintas Angkatan Laut KSOP Kelas I Ambon, menegaskan untuk memastikan pelayanan berjalan dengan lancar, pihaknya bersama sejumlah pihak terkait secara intensif terus melakukan pemantauan di posko keamanan yang didirikan pada tiga pelabuhan yang dimaksud. 

“Kami berharap arus mudik dan arus balik nantinya tetap berjalan kondusif dan tidak ada halangan,” ujarnya. 

Baca juga: Peringati Hari Ibu, Kapolres SBT Tegaskan Perempuan sebagai Agen Perubahan

Baca juga: Menkomdigi: Pelindungan Anak di Ruang Digital Dimulai dari Rumah

Diketahui, kumulatif arus mudik sejak 18 Desember 2025 hingga 21 Desember 2025, jumlah penumpang naik dan turun sebanyak 15.219. 

Terkait dengan daerah Namlea dan Banda yang sering menjadi titik tujuan terbanyak dalam arus mudik di Kota Ambon tiap tahunnya, belum diketahui secara pasti.

Namun secara umum, ada beberapa hal yang menjadi acuan, yakni : 
1. Tingginya populasi perantauan 
Biasanya pada momentum libur panjang, terjadi pergerakan masif tradisi pulang kampung guna menjalin silaturahmi. Namun belum diketahui pasti apakah populasi perantauan pada kedua daerah ini sangat banyak di Kota Ambon. 
2. Ketergantungan pada transportasi laut 
Kapal laut memang menjadi pilihan utama masyarakat menuju wilayah ini karena ; 
- Aksesibilitas: rute Ambon-Namlea dan Ambon-Banda memiliki frekuensi jadwal kapal yang pling stabil dibanding rute lainnya. 
- Kapasitas Besar : kapal-kapal besar milik Pelni dan kapal cepat banyak melayani rute Banda dan Namlea
3. Pusat Aktivitas Ekonomi dan Budaya 
Namlea merupakan pusat pemerintahan dan ekonomi di Pulau Buru, sementara Banda adalah destinasi wisata. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved