Maluku Hari ini

Sat Polairud Evakuasi 8 Penumpang Longboat di Perairan Tanjung Kuako

8 penumpang dievakuasi pada Kamis (1/1/2026), lantaran longboat yang ditumpangi alami mati mesin dalam perjalanan dari Masohi menuju Aboru.

Istimewa
PROSES EVAKUASI - Proses evakuasi penumpang dari longboat oleh Sat Polairud Polres Maluku Tengah, Kamis (1/1/2026) lalu. 

 

Ringkasan Berita:
  • Satuan Polairud Polres Maluku Tengah evaluasi 8 penumpang longboat di Perairan Tanjung Kuako, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah.
  • ‎8 penumpang dievakuasi pada Kamis (1/1/2026), lantaran longboat yang ditumpangi alami mati mesin dalam perjalanan dari Masohi menuju Aboru di Pulau Haruku. 
  • ‎Evakuasi berlangsung dramatis dikarenakan terkendala cuaca berangin disertai hujan dan laut gelombang sehingga tidak bisa mengevakuasi penumpang longboat ke atas kapal polisi.

Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo 

‎MALTENG,TRIBUNAMBON.COM - Satuan Polairud Polres Maluku Tengah evaluasi 8 penumpang longboat di Perairan Tanjung Kuako, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah.

‎8 penumpang dievakuasi pada Kamis (1/1/2026), lantaran longboat yang ditumpangi alami mati mesin dalam perjalanan dari Masohi menuju Aboru di Pulau Haruku. 

‎Berdasarkan rilis resminya, Sabtu (3/1/2026), proses pencarian yang dipimpin Komandan Kapal KP.XVI-2007 Aipda George Akerina, ia berhasil menemukan longboat bermesin 15 PK dengan jumlah penumpang sebanyak 8 orang selanjutnya petugas Satpolairud melakukan proses evakuasi penumpang.

‎Evakuasi berlangsung dramatis dikarenakan terkendala cuaca berangin disertai hujan dan laut gelombang sehingga tidak bisa mengevakuasi penumpang longboat ke atas kapal polisi.

‎Petugas terpaksa menarik (towing) longboat tersebut dan tiba di Mako Sandar Amahai sekitar pukul 19.50 Wit guna memastikan keselamatan seluruh penumpang.

‎Informasi awal insiden tersebut diterima oleh personil Satpolairud Polres Maluku Tengah Aipda Denny Takdare yang sementara bertugas pada Pos Pelayanan Operasi Lilin Salawaku 2025.

‎Ia menerima laporan dari pihak keluarga bahwa ada keluarganya yang berada di longboat mengalami mati mesin di tengah perjalanan dan mengapung sampai di perairan Nusalaut.

Baca juga: 2 Tersangka Penganiayaan Remaja Hingga Tewas di Kecamatan Leihitu, Terancam 15 Tahun Penjara

Baca juga: Call Center 110 Polda Maluku: Ribuan Telepon Didominasi Hoaks dan Coba-coba


‎Kapolres Maluku Tengah melalui Kasat Polairud IPTU Agustinus Sahetapy menyampaikan bahwa setelah menerima laporan dari masyarakat, pihaknya langsung berkoordinasi untuk melakukan pencarian bersama personil Polairud Mako Sandar Amahai dan di bantu pihak Syahbandar Amahai.

‎"Upaya pencarian menggunakan 2 (dua) armada kapal yaitu Kapal Polisi KP.XVI-2007 dan Kapal KPLP milik Syahbandar Amahai," ujar IPTU. Agustinus Sahetapy.

‎Ia merincikan, longboat yang ditumpangi 8 orang, masing masing, Nusaiya (47), Lado Saiya (35), Desy Noya (42), Wise Saiya (42), Esya Saiya (10), Geby Saiya (4), Gracia Saiya (4), Elvris Saiya (1 tahun 7 bulan), seluruhnya dipastikan dalam kondisi selamat.

‎"Keberhasil Operasi Penyelamatan ini merupakan bukti nyata kesiapsiagaan Satpolair Polres Maluku Tengah dan tim gabungan dalam menjaga Keamanan serta Keselamatan Masyarakat khususnya di wilayah Perairan," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved