Jumat, 5 Juni 2026

Katong Pung Orang

Bripda Arni, Polwan Berprestasi Raih 15 Medali Lomba Dayung Tingkat Nasional hingga Internasional

Nama Bripda Arni kian bersinar, bukan hanya sebagai anggota Polri, tetapi juga sebagai atlet dayung berprestasi yang sukses

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Fandi Wattimena
Istimewa/Sumber: Ani
PRESTASI ATLET - Bripda Arni Silva Pattipeiluhu saat meraih medali perak nomor Rowing Beach Sprint Women’s Solo (CM1X) dalam ajang SEA Games 2025 

Ringkasan Berita:

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - “Jangan pernah berhenti bermimpi, selagi ada kesempatan maka ada peluang untuk meraih kesuksesan,” ujar Bripda Arni Silva Pattipeiluhu saat diwawancarai TribunAmbon.com, Rabu (7/1/2026).

Nama Bripda Arni kian bersinar, bukan hanya sebagai anggota Polri, tetapi juga sebagai atlet dayung berprestasi yang sukses mengharumkan nama Indonesia, Maluku, dan institusi Polri di berbagai ajang olahraga nasional hingga internasional. 

Polisi muda kelahiran Ambon, 11 Januari 2004 ini, tercatat telah mengoleksi 15 medali dari berbagai kejuaraan bergengsi.

“Saya tidak pernah membayangkan bisa jadi polisi sekaligus atlet nasional. Semua ini proses panjang, tidak instan,” ungkap Arni.

Arni merupakan lulusan SD Negeri 11 Ambon, SMP Negeri 4 Ambon, dan SMA Negeri 2 Ambon. 

Ia menamatkan pendidikan SMA pada 2021, tahun yang sama saat ia mencetak prestasi besar di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021.

Pada ajang olahraga nasional terbesar di Indonesia tersebut, Arni sukses menyumbangkan dua medali perak dan satu medali perunggu pada cabang olahraga dayung rowing. 

Prestasi itu pula yang mengantarkannya lolos seleksi Bintara Polri jalur prestasi, kuota khusus yang saat itu dibuka oleh Kapolri.

Bripda Arni g
PRESTASI ATLET - Bripda Arni Silva Pattipeiluhu saat mengikuti kejuaraan Asian Rowing U23 Championship 2025 di Shenyang, China.

Baca juga: Kado Akhir Tahun 2025, 1.031 Anggota Polisi di Maluku Naik Pangkat

Awal Mula Menjadi Atlet Dayung

Perjalanan Arni di dunia dayung dimulai sejak 2017, saat ia masih duduk di bangku kelas III SMP. 

Seorang tetangganya yang akrab disapa Om Co, petugas asrama PPLP Karang Panjang, melihat potensi Arni dan mengusulkan namanya kepada pelatih PPLP.

Pelatih dayung Cores Sahupalla kemudian datang langsung ke rumah Arni dan menawarkan kesempatan bergabung sebagai atlet dayung. 

Tawaran itu awalnya membuat Arni ragu.

“Saya bisa mendayung perahu kalau pulang kampung ke Desa Tuhaha atau ke Desa Hatu, kampung mama saya. Tapi kalau sebagai atlet, belum pernah sama sekali. Bahkan waktu itu saya lebih tertarik olahraga bulu tangkis,” kenangnya.

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved