SBT Hari Ini
Gerakan Pemuda Hijau, UPTD KPH SBT Gandeng Pelajar Tanam 1.000 Pohon
Musa Rumakat mengatakan, kegiatan ini bertujuan menghijaukan berbagai lingkungan, mulai dari sekolah, perumahan perkantoran, hingga hutan dan lahan.
Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Mesya Marasabessy
Ringkasan Berita:
- Dalam rangka menghijaukan lingkungan sekolah, UPTD Dinas Kehutanan Kabupaten SBT menggandeng pelajar MAN 2 SBT, dalam kegiatan penanaman 1.000 pohon.
- Kegiatan yang berlangsung di dekat kawasan sekolah tersebut dinamai Gerakan Pemuda Hijau sebagai bentuk komitmen UPTD KPH dalam mendorong keterlibatan generasi muda menjaga kelestarian lingkungan.
- Dikatakan, kegiatan ini bertujuan menghijaukan berbagai lingkungan, mulai dari sekolah, perumahan perkantoran, hingga hutan dan lahan.
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima
BULA, TRIBUNAMBON.COM – Dalam rangka menghijaukan lingkungan sekolah, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dinas Kehutanan Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) menggandeng pelajar MAN 2 SBT, dalam kegiatan penanaman 1.000 pohon.
Kegiatan yang berlangsung di dekat kawasan sekolah tersebut dinamai Gerakan Pemuda Hijau sebagai bentuk komitmen UPTD KPH dalam mendorong keterlibatan generasi muda menjaga kelestarian lingkungan.
Kepala UPTD Dinas Kehutanan Kabupaten SBT, Musa Rumakat, mengatakan kegiatan ini bertujuan menghijaukan berbagai lingkungan, mulai dari sekolah, perumahan perkantoran, hingga hutan dan lahan.
“Dalam rangka menghijaukan lingkungan, baik lingkungan sekolah maupun perumahan perkantoran, hutan dan lahan, UPTD KPH menggandeng pemuda siswa-siswi Madrasah Aliyah dalam acara penanaman 1.000 pohon,” ujarnya kepada TribunAmbon.com, Sabtu (31/1/2026).
Baca juga: Warga Swadaya Perbaiki Jembatan Taeno-Wakal Pasca Ambruk Juni 2025
Baca juga: Bertahun-tahun Tanpa Jembatan, Kali Madoul jadi Ujian Harian Warga di SBT
Ia menjelaskan, jenis pohon yang ditanam terdiri dari tanaman produktif dan pelindung.
Yakni Mangga, Mahoni, Sukun, dan Pohon Lenggua, dengan harapan bisa memberikan manfaat ekologis sekaligus memperindah lingkungan.
Menurut Musa, pemuda memiliki peran strategis dalam upaya pelestarian lingkungan dan harus didorong menjadi pelopor.
“Pemuda adalah bagian untuk menjadi champion dalam merawat lingkungan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Musa menekankan pentingnya menanamkan kepedulian lingkungan sejak usia sekolah agar anak-anak terbiasa hidup di lingkungan yang sehat.
“Khususnya anak sekolah perlu ditanamkan jiwa perhatian terhadap lingkungan, agar mereka hidup di lingkungan yang sehat, dengan kenyamanan udara yang sejuk dan estetika lingkungan,” jelasnya.
Kegiatan Green Youth Movement ini terlaksana melalui kolaborasi antara UPTD KPH SBT, LSM Yakesma, Kementerian Agama SBT, dan pihak sekolah.
Selain penghijauan, kegiatan ini juga menjadi bentuk implementasi program ekoteologi yang diusung Kementerian Agama.
“Kegiatan ini juga sebagai bentuk implementasi dari program Kementerian Agama, yaitu ekoteologi,” pungkasnya.
Pihaknya berharap keterlibatan pemuda dan pelajar tidak hanya sebatas kegiatan penanaman, tetapi berlanjut pada upaya merawat dan menjaga lingkungan secara berkelanjutan di SBT.(*)
| SBT Dapat 200 Unit BSPS, Pemda Diminta Aktif Usulkan Data Warga |
|
|---|
| Program BSPS di Negeri Hote SBT Ditolak Kades, Tim Pendamping Pilih Alihkan ke Desa Lain |
|
|---|
| Efisiensi Rp117 Miliar, Bupati SBT Akui Banyak Program Pembangunan Tertunda |
|
|---|
| Akses Sulit Jadi Kendala, PT. Permata Hitam Klarifikasi Distribusi Minyak di Bula Barat |
|
|---|
| Wabup Maluku Tengah Tinjau TPA, Dorong Pengelolaan Sampah Lebih Modern dan Ramah Lingkungan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/dfcxcvew.jpg)