Ambon Hari Ini
Warga Swadaya Perbaiki Jembatan Taeno-Wakal Pasca Ambruk Juni 2025
Pantauan TribunAmbon.com, Sabtu (31/1/2026), tampak jembatan baru telah dibuat sebelah dengan posisi awalnya pembuatannya.
Penulis: Novanda Halirat | Editor: Mesya Marasabessy
Ringkasan Berita:
- Jembatan utama penghubung Desa Taeno dengan Desa Wakal, Kecamatan Leihitu (Pulau Ambon) Kabupaten Maluku, telah di perbaiki.
- Pantauan TribunAmbon.com, Sabtu (31/1/2026), tampak jembatan baru telah dibuat sebelah dengan posisi awalnya pembuatannya.
- Hanya menggunakan kayu besi dengan penahannya pohon kelapa, jembatan ini menjadi akses utama masyarakat.
- Perbaikan ini disebut warga merupakan hasil dari swadaya masyarakat wakal dengan melakukan open donasi secara online.
Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Novanda Halirat
AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Jembatan utama penghubung Desa Taeno dengan Desa Wakal, Kecamatan Leihitu (Pulau Ambon) Kabupaten Maluku, telah di perbaiki.
Pantauan TribunAmbon.com, Sabtu (31/1/2026), tampak jembatan baru telah dibuat sebelah dengan posisi awalnya pembuatannya.
Masyarakat roda dua maupun roda empat dapat melewati tanpa harus diikuti rasa khawatir.
Hanya menggunakan kayu besi dengan penahannya pohon kelapa, jembatan ini menjadi akses utama masyarakat.
Perbaikan ini disebut warga merupakan hasil dari swadaya masyarakat wakal dengan melakukan open donasi secara online.
Pekerjaan pembangunan dilakukan selama tiga bulan terhitung dari bulan Juni-Agustus 2025 lalu.
Salah seorang warga wakal, Samal, membenarkan perbaikan menggunakan dana swadaya masyarakat tersebut.
"Bikin supaya jarak lebih dekat dari jazirah menuju kota, demi kepentingan umum katong juga, dana dari swadaya masyarakat" ujarnya kepada TribunAmbon.com.
Baca juga: Bertahun-tahun Tanpa Jembatan, Kali Madoul jadi Ujian Harian Warga di SBT
Baca juga: Panitia Natal Nasional Bagi 2.000 Sembako di Kota Ambon, Ini Kata Gubernur
Dengan adanya perbaikan ini jembatan ini, selain roda dua, supir roda empat juga dapat melewatinya.
Dari pembangunan hingga penyelesaian pekerjaan tak ada bantuan dari pemerintah.
Dirinya berharap ada pembangunan jembatan yang representatif dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melewati akses tersebut.
Sebagai informasi, Jembatan penghubung sepanjang 20 meter ini ambruk pada bulan Juni 2025, saat cuaca dengan curah hujan yang tinggi mengguyur kota Ambon.
Kondisi ini juga diperparah dengan tidak adanya lampu jalan pada area sekitar jembatan. (*)
| Kuasa Hukum Tergugat Persoalkan Bukti Pidana yang Sudah SP3 Dalam Sidang Cerai di PN Ambon |
|
|---|
| Polisi Gagalkan Penyelundupan 210 Liter Sopi dari KM Cantika Lestari 10C di Ambon |
|
|---|
| 148 Siswa SD SMP se-Kota Ambon Ikut Kompetisi Renang Antar Pelajar, Ini Harapan Wali Kota |
|
|---|
| Sengketa Kepala Dati Nasela Memanas, Raja Hitumessing dan Camat Leihitu Digugat ke PTUN Ambon |
|
|---|
| 30 Calon Taruna-taruni Akpol Masuk Seleksi CAT dan PMK, Libatkan Pengawas Internal dan Eksternal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/rtfhgertg.jpg)