Jumat, 5 Juni 2026

SBT Hari Ini

Warga Nilai Penertiban Tak Efektif, Pedagang Kembali Kuasai Kawasan Pasar Bongkar Bula

Meski lapak para pedagang sebelumnya telah dibongkar petugas, aktivitas jual beli kembali marak di lokasi tersebut, Jumat (28/11/2025).

Tayang:
Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/Ali/Haliyudin Ulima
PASAR BONGKAR - Pedagang ikan saat berjuang di Kawasan Pasar Bongkar, Kota Bula, Kabupaten SBT, Jumat (28/11/2025). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima

BULA, TRIBUNAMBON.COM – Warga Kota Bula menilai upaya penertiban kawasan Pasar Bongkar, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) belum efektif. 

Meski lapak para pedagang sebelumnya telah dibongkar petugas, aktivitas jual beli kembali marak di lokasi tersebut, Jumat (28/11/2025).

Pantauan TribunAmbon.com, meja-meja kayu kembali berjejer di tepi jalan. 

Para pedagang ikan menggelar dagangan di atas meja seadanya.

Miran, salah seorang warga menilai penertiban tak efektif karena tak dibarengi dengan solusi.

Alhasil pedagang tetap saja melapak.

Baca juga: Terminal Gumumae Bula Dipenuhi Semak Belukar, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Baca juga: 21 Rumah Terancam Digusur, Warga Dusun Kebun Cengkeh Amahusu Siapkan 1000 Massa Tolak Eksekusi 

"Dari awal beta pung rasa, kalau dibongkar tanpa kasih tempat baru, pasti kembali lagi. Dan benar, pedagang datang ulang karena dorang butuh makan," ujarnya.

Ia menilai kondisi pasar yang kembali ramai sebenarnya membantu mereka berbelanja kebutuhan harian, namun ketertiban di kawasan itu tetap harus diperhatikan.

"Kalau dekat begini memang memudahkan kita belanja ikan segar. Tapi harus ada aturan sedikit, apalagi sebelumnya sudah dilarang," tambahnya. 

Sementara itu, sebagian warga menilai pembiaran kondisi ini berpotensi menimbulkan masalah baru, terutama soal kemacetan dan keselamatan pengendara.

"Kalau sore atau pagi, motor dan mobil banyak. Kalau pedagang pakai jalan, bisa bikin macet. Pernah juga hampir tabrakan karena orang berhenti beli ikan di tengah jalan," ujar Fahrul salah seorang pengendara.

Hingga kini, warga menantikan kejelasan dari pemerintah daerah mengenai penataan ulang kawasan Pasar Bongkar

Sebagian berharap adanya lokasi khusus yang bisa menampung pedagang tanpa mengganggu akses publik.

Mereka berharap penertiban tak hanya berupa pembongkaran, tetapi diikuti solusi yang menghargai kebutuhan pedagang sekaligus menjaga ketertiban lingkungan.

"Solusinya itu pasar utama harus difungsikan dengan baik, diperbaiki kerusakan supaya pedagang yang tempati nantinya bisa rasa nyaman," tutupnya.(*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved