SBT Hari Ini
Terminal Gumumae Bula Dipenuhi Semak Belukar, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Hamparan daun hijau menutupi hampir seluruh area terminal, membuat fasilitas publik ini tampak terbengkalai dan tidak terurus.
Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima
BULA, TRIBUNAMBON.COM – Kondisi Terminal Gumumae di Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), semakin memprihatinkan.
Pantauan TribunAmbon.com Jumat (28/11/2025), area terminal tampak dipenuhi tanaman liar dan semak belukar yang menjalar ke seluruh permukaan lahan.
Hijau rerumputan menutupi hampir seluruh area terminal, membuat fasilitas publik ini tampak terbengkalai dan tidak terurus.
Kondisi tersebut sangat kontras dengan fungsinya sebagai pusat mobilitas warga.
Tanaman merambat dan rumput liar tumbuh lebat hingga mencapai tinggi lutut orang dewasa.
Situasi ini mengundang kekhawatiran warga karena berpotensi menjadi tempat persembunyian hewan berbahaya seperti ular.
Baca juga: 21 Rumah Terancam Digusur, Warga Dusun Kebun Cengkeh Amahusu Siapkan 1000 Massa Tolak Eksekusi
Baca juga: Belum Ditangkap, Tersangka Penganiayaan Ibu Hamil di Namlea Diduga Liburan ke Luar Negeri
"Terminal ini su jadi tempat yang terbengkalai sudah, rumput sampai tinggi model ini, bagaimana sopir-sopir oto mau mangkal disini," ujar Wahyu (28) salah satu sopir angkot.
Ia mengaku, jika diperhatikan dengan baik, pihaknya bakal menggunakan terminal ini untuk melayani penumpang antar kota hingga kecamatan.
"Kalau dibersihkan dan diperhatikan dengan baik, pastinya sopir-sopirobil yang ada di Bula ini punya satu pangkalan saja, jadi masyarakat jua enak, mau ke Ambon atau ke keca mana saja, tinggal datang kesini," jelasnya.
Warga berharap kondisi ini segera dibenahi karena Terminal Gumumae dianggap masih sangat strategis dan bisa difungsikan kembali untuk mendukung mobilitas masyarakat Kota Bula.
Jika tidak segera ditangani, warga khawatir area terminal akan semakin sulit dipulihkan.
Tanaman liar yang tumbuh cepat bisa menutupi seluruh lahan dan mengganggu bangunan yang masih tersisa.
“Kalau dibersihkan dan ditata ulang, terminal ini bisa hidup. Sayang kalau dibiarkan seperti ini terus,” tutupnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Terminal-Gumu.jpg)