SBT Hari Ini
Kadisdikpora SBT Larang Guru Dukung Tersangka Kasus Pelecehan, Siap Beri Sanksi Etik
Ia menilai, tindakan mendukung oknum yang tengah menjalani proses hukum merupakan bentuk pelanggaran etik dan tidak dapat ditoleransi.
Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Mesya Marasabessy
Laporan Wartawan Tribunambon.com, Haliyudin Ulima
BULA, TRIBUNAMBON.COM – Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Afifudin Rumakway, menegaskan akan menindak tegas tenaga pendidik yang terbukti ikut campur atau memberikan dukungan terhadap tersangka kasus dugaan pelecehan di SMP Negeri 40 SBT.
Afifudin menyebut pihaknya telah memanggil pihak sekolah dan memberikan arahan langsung agar seluruh guru menjaga profesionalitas dan tidak ikut dalam upaya pembelaan terhadap pelaku.
“Kami sudah sampaikan ke seluruh guru agar tidak ikut-ikutan. Kalau terbukti mendukung, itu akan kami tindak,” tegasnya kepada TribunAmbon.com, usai mediasi dengan massa aksi di kantornya, Senin (10/11/2025).
Ia menilai, tindakan mendukung oknum yang tengah menjalani proses hukum merupakan bentuk pelanggaran etik dan tidak dapat ditoleransi.
Karena itu, Dinas akan menjatuhkan sanksi bagi siapa pun yang terbukti terlibat.
“Kalau terbukti, akan ada sanksi tertulis, lisan, bahkan bisa dipindahkan. Ini bagian dari pembinaan agar tidak mengulangi kesalahan serupa,” ujarnya.
Baca juga: Peringati Hari Pahlawan, Pemprov Maluku Upacara di TMP Kapaha Ambon
Baca juga: Rupanya di Masohi Sampah Diangkut 2 Hari Sekali, Tumpukkannya Meluber Dimana-Mana
Lebih lanjut, Afifudin memastikan Disdikpora SBT siap memberikan sanksi etik terhadap tenaga pendidik yang ikut terlibat atau dianggap melanggar norma moral dalam kasus tersebut.
“Kalau hasil penyelidikan nanti membuktikan keterlibatan pihak sekolah, kami akan ambil langkah etik. Minimal teguran, dan kalau perlu, pemindahan tempat tugas,” jelasnya.
Ia menegaskan, langkah ini menjadi bagian dari upaya pembenahan moral dan profesionalisme di dunia pendidikan.
“Ini pembelajaran bagi semua pendidik untuk menjaga integritas dan moral di lingkungan sekolah,” tandasnya.
Pihaknya berharap seluruh guru di SBT tetap fokus pada tugas utama mendidik dan menjadi teladan bagi peserta didik.
“Kita ingin dunia pendidikan bersih dari perilaku yang tidak manusiawi dan tidak bermoral. Biarkan aparat hukum bekerja, guru jangan ikut-ikutan,” tutupnya.(*)
| Buka Muscab PKB, Bupati Fachri Tekankan Kolaborasi dan Dorong Hilirisasi Sagu di SBT |
|
|---|
| Lima Proposal Revitalisasi Rumah Adat Lolos Seleksi, Bupati SBT Dorong Penguatan Sektor Budaya |
|
|---|
| Krisis Air Bersih di Desa Lapela SBT, Warga Harus Jalan Kaki Berkilo Meter |
|
|---|
| Revitalisasi Rumah Adat di SBT Didorong, 10 Proposal Masuk, 5 Sudah Lolos Verifikasi |
|
|---|
| Hendak Berjualan, Seorang IRT di Geser Tewas Diduga Terjatuh ke Laut |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/eswrtg.jpg)