SBT Hari Ini
Hendak Berjualan, Seorang IRT di Geser Tewas Diduga Terjatuh ke Laut
Wa Lambe (38), ibu rumah tangga asal Desa Kilwaru, ditemukan meninggal dunia setelah diduga terjatuh ke laut saat hendak berjualan di Pasar Geser.
Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Ode Alfin Risanto
Ringkasan Berita:
- Wa Lambe (38), ibu rumah tangga asal Desa Kilwaru, ditemukan meninggal dunia setelah diduga terjatuh ke laut saat hendak berjualan di Pasar Geser.
- Korban diduga terseret arus sejauh sekitar 200 meter, dengan kemungkinan dipicu kambuhnya penyakit epilepsi saat beraktivitas.
- Setelah ditemukan dan dievakuasi ke Puskesmas Geser, korban dinyatakan meninggal dunia dan jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima
BULA, TRIBUNAMBON.COM – Peristiwa tragis terjadi di perairan Desa Geser, Kecamatan Seram Timur, Kabupaten Seram Bagian Timur, Jumat (10/4/2026) pagi.
Seorang ibu rumah tangga, Wa Lambe (38), warga Desa Kilwaru, Dusun Talang Baru, ditemukan meninggal dunia setelah diduga terjatuh ke laut saat hendak berjualan di pasar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban berangkat menuju pasar sekitar pukul 05.23 WIT. Setibanya di lokasi, ia sempat membersihkan tempat jualan dan menyiapkan perlengkapan dagang.
Baca juga: Nelayan Saparua Hilang Jatuh dari Perahu, Pencarian Intensif Hari Kedua Belum Membuahkan Hasil
Baca juga: Prakiraan Cuaca di Maluku Jumat 10 April 2026: Delapan Wilayah Diguyur Hujan, Tiga Berawan
Namun, saat beraktivitas di area pasar yang berdekatan dengan perairan, korban diduga terjatuh ke laut dan terseret arus sejauh kurang lebih 200 meter dari lokasi awal.
Sekitar pukul 06.10 WIT, warga yang mengetahui kejadian tersebut melaporkannya ke Koramil 1502-04/Geser. Menindaklanjuti laporan itu, Bati Ramil Geser Serka Adam Malik Tella langsung mengerahkan personel ke lokasi.
“Diduga korban memiliki riwayat epilepsi yang kambuh saat beraktivitas,” ujar Koptu Indarto di lokasi kejadian.
Korban akhirnya ditemukan pada pukul 06.58 WIT dan dievakuasi menggunakan perahu fiber oleh personel bersama warga. Selanjutnya, korban dibawa ke Puskesmas Geser sekitar pukul 07.25 WIT.
Namun, setelah dilakukan pemeriksaan medis, korban dinyatakan telah meninggal dunia.
“Korban sudah dalam kondisi meninggal saat tiba di puskesmas,” tambahnya.
Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga sekitar pukul 08.41 WIT untuk dibawa ke kampung halamannya di Desa Kilwaru, Dusun Talang Baru, guna dimakamkan.(*)
| Tekan Belanja Pegawai, DPRD SBT Usul Gabung Sejumlah OPD |
|
|---|
| SBT Catat Rp. 874 Miliar Pendapatan, Sektor Perikanan dan Pertanian Jadi Tulang Punggung |
|
|---|
| Pendidikan dan Kesehatan Jadi Fokus, Pemkab SBT Miliki 392 Sekolah dan 366 Fasilitas Medis |
|
|---|
| LKPJ 2025 Disampaikan, Bupati Fachri Akui Pertumbuhah Ekonomi SBT Melambat di Tengah Kenaikan PDRB |
|
|---|
| Penertiban Pasar Timbul Tenggelam Bula Picu Protes, Warga Diberi Waktu Sepekan Kosongkan Lokasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/pasar-mayat-jatuh.jpg)