Ambon Hari Ini
Respon Marak Konflik, Alumni 2024 di Maluku Komitmen Jaga Kamtibmas Lewat Buka Puasa Bersama
Ratusan alumni lulusan 2024 di Maluku menggelar buka puasa bersama di Balai Diklat Pertanian Maluku, Ambon, Sabtu (14/3/2026).
Penulis: Maula Pelu | Editor: Ode Alfin Risanto
Ringkasan Berita:
- Ratusan alumni lulusan 2024 di Maluku menggelar buka puasa bersama di Balai Diklat Pertanian Maluku, Ambon, Sabtu (14/3/2026).
- Kegiatan tersebut menjadi komitmen generasi muda untuk menjaga persaudaraan serta merawat perdamaian dan Kamtibmas di Maluku di tengah kondisi konflik yang masih terjadi.
- Acara diisi dengan ceramah Ramadan, pembacaan puisi, serta penampilan seni budaya, dengan dana kegiatan sekitar Rp20 juta yang dihimpun dari tradisi membangun sahur dan partisipasi alumni.
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di halaman Kantor Balai Diklat Pertanian Provinsi Maluku di jalan Laksdya Leo Wattimena, Desa Waiheru, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Provinsi Maluku, Sabtu (14/3/2026).
Ratusan alumni lulusan 2024 dari berbagai latar belakang agama berkumpul dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar untuk mempererat persaudaraan sekaligus menegaskan komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Pertemuan tersebut bukan sekedar ajang silaturahmi Ramadan.
Bagi rombongan yang hadir, momentum ini menjadi pengingat bahwa perdamaian di Maluku harus dijaga oleh generasi muda lintas iman.
“Sebab damai harus dijaga secara bersama,” ucap Alif alimbran dalam sepenggal puisi yang ia bacakan dan disambut tepukan meriah.
Ketua Umum 2024 Maluku, Gufron Tuarita, bersama dengan Ketua Panitia Radit Tanjung, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi ruang pertemuan bagi para alumni yang berasal dari berbagai daerah dan keyakinan.
Menurut mereka, bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk saling menguatkan terutama dalam menjaga harmoni sosial di Maluku.
“Semua di sini lulusan 2024 di Maluku. Di bulan Ramadan ini kita berkumpul dengan ceria. Keyakinan dari mana pun, Islam, Kristen, Hindu, Buddha, tujuan kami cuman satu, bangun silaturahmi antar sesama dari manapun berasal,” ungkapnya.
Mereka juga turut prihatin terhadap kondisi konflik akhir-akhir ini di daerah Maluku.
“Disini kita tidak pandang status apapun, kita tidak pandang agama apapun. Kita harus berjalan bersama. Kita harus merangkul semua tanpa ada perbedaan diantara kita. Karena melihat dari pada kondisi konflik yang ada di Provinsi Maluku, itu sangat kami sesalkan makanya kami cari jalan tengah dan kegiatan ini dihadirkan. Walaupun umur kami masih begitu kecil dan muda,” jelas Ketua Panitia.
Untuk menunjukkan komitmen mereka, sepenuhnya kegiatan tersebut digagas oleh para alumni dengan semangat gotong-royong.
Menariknya, sebagian besar anggaran kegiatan diperoleh dari tradisi membangun sahur yang dilakukan para alumni selama Ramadan.
“Total dana yang terkumpul sekira Rp. 20 juta lebih dari kegiatan membangun sahur. Ada juga dari stimulan masing-masing angkatan dan bazar,” terang Ketua Angkatan.
Kegiatan buka puasa bersama dimulai sekitar 17.00 WIT dan dirangkai dengan berbagai agenda religius dan budaya.
| Masuk Agenda 2026, Jembatan Speedboat Mardika–Wayame Segera Dibangun Ulang |
|
|---|
| Sampah Menggunung di Parkiran Mardika, Kadis DLHP: Kami Hanya Angkut, Bukan Bersihkan |
|
|---|
| Harmoni Terjaga, Ambon Raih Peringkat 10 Indeks Kota Toleran 2025 |
|
|---|
| Pos Polisi Taman Makmur Dibersihkan, Bakal Dialihfungsikan Jadi Balai Emarina untuk Mediasi Warga |
|
|---|
| Disdukcapil Ambon Genjot IKD, Penerima Bansos Wajib Beralih ke Layanan Digital |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Alumni-2024-1.jpg)