Polemik Raja Soya
Andre Rehatta Tegaskan Putusan MA Final, Bantah Tudingan Soal Rapat Matarumah Parentah Soya
Andre menegaskan, dinamika yang berkembang di tengah masyarakat sejatinya sudah memiliki titik terang pasca dua putusan Mahkamah Agung (MA).
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Mesya Marasabessy
Di sisi lain, Penjabat Negeri Soya Sandi Soplanit menegaskan dirinya tidak mengintervensi proses internal matarumah parentah. Ia hanya menandatangani surat untuk mengetahui dan tidak ikut dalam rapat.
Dinamika Adat dan Hukum Positif
Polemik ini memperlihatkan persinggungan antara hukum adat dan hukum positif dalam proses penentuan arah pemerintahan adat Negeri Soya.
Andre menegaskan, dua putusan Mahkamah Agung RI tersebut telah menjadi rujukan final yang harus dihormati semua pihak.
“Putusan sudah jelas dan inkrah. Tinggal bagaimana semua pihak menghormati dan melaksanakan sesuai mekanisme,” ujarnya.
Sementara itu, dinamika di internal keluarga besar Rehatta masih menyisakan perdebatan mengenai mekanisme undangan dan keterlibatan unsur matarumah.
Apakah polemik dua surat ini hanya persoalan administratif atau mencerminkan tarik-menarik kepentingan dalam proses menuju Raja definitif Negeri Soya?
Yang pasti, dengan dasar dua putusan Mahkamah Agung RI, tahapan penentuan calon Kepala Pemerintah Negeri Soya kini memasuki babak krusial yang menentukan arah stabilitas pemerintahan adat di masa mendatang.(*)
| Asal-Usul Herve Rehatta Dipersoalkan, Kuasa Hukum Reno Beberkan Dokumen Kelahiran Tahun 1949 |
|
|---|
| Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Raja Soya Naik Tahap Lidik, Julia dan Vita Segera Dipanggil Polisi |
|
|---|
| Polemik Raja Negeri Soya, Pemkot Ambon Gandeng Ahli Unpatti, Kabag Hukum Dipertanyakan Kualitasnya |
|
|---|
| Reno Rehatta Terpilih Jadi Raja Soya, Wali Kota Ambon Akan Dipidana Jika Tak Jalankan Putusan PTUN |
|
|---|
| Polemik Raja Negeri Soya, Kuasa Hukum Reno Minta Pemkot Ambon Patuhi Putusan Pengadilan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Jsoapp.jpg)