Rabu, 20 Mei 2026

Polemik Raja Soya

Andre Rehatta Tegaskan Putusan MA Final, Bantah Tudingan Soal Rapat Matarumah Parentah Soya

Andre menegaskan, dinamika yang berkembang di tengah masyarakat sejatinya sudah memiliki titik terang pasca dua putusan Mahkamah Agung (MA).

Tayang: | Diperbarui:
TribunAmbon/jenderal/Jenderal Louis MR
NEGERI SOYA - Setelah Rudolf Mezac Reno Rehatta (kanan) memilih walk out dari rapat di Balai Saniri Negeri Soya, kini Andre Rehatta (kiri) selaku penerima kuasa Kepala Rumahtau/Matarumah Parentah Rehatta angkat bicara. 

Di sisi lain, Penjabat Negeri Soya Sandi Soplanit menegaskan dirinya tidak mengintervensi proses internal matarumah parentah. Ia hanya menandatangani surat untuk mengetahui dan tidak ikut dalam rapat.

Dinamika Adat dan Hukum Positif

Polemik ini memperlihatkan persinggungan antara hukum adat dan hukum positif dalam proses penentuan arah pemerintahan adat Negeri Soya.

Andre menegaskan, dua putusan Mahkamah Agung RI tersebut telah menjadi rujukan final yang harus dihormati semua pihak.

“Putusan sudah jelas dan inkrah. Tinggal bagaimana semua pihak menghormati dan melaksanakan sesuai mekanisme,” ujarnya.

Sementara itu, dinamika di internal keluarga besar Rehatta masih menyisakan perdebatan mengenai mekanisme undangan dan keterlibatan unsur matarumah.

Apakah polemik dua surat ini hanya persoalan administratif atau mencerminkan tarik-menarik kepentingan dalam proses menuju Raja definitif Negeri Soya?

Yang pasti, dengan dasar dua putusan Mahkamah Agung RI, tahapan penentuan calon Kepala Pemerintah Negeri Soya kini memasuki babak krusial yang menentukan arah stabilitas pemerintahan adat di masa mendatang.(*)

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved