Ambon Hari Ini
Pelindo Ambon Targetkan Nol Stunting di Desa Laha: Program Intensif Stunting Care Digelar 6 Bulan
Program yang dijalankan selama enam bulan ini berfokus untuk menarik 59 anak di desa tersebut keluar dari status stunting.
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Mesya Marasabessy
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 4 Ambon menunjukkan komitmen serius dalam isu kesehatan publik dengan meluncurkan program pendampingan intensif bernama Stunting Care di Desa Laha.
Program yang dijalankan selama enam bulan ini berfokus untuk menarik 59 anak di desa tersebut keluar dari status stunting.
General Manager (GM) Pelindo Regional 4 Ambon, Zahlan, menjelaskan bahwa data 59 anak stunting di Desa Laha menjadi perhatian utama perseroan, berkolaborasi dengan mitra strategis, Human Initiative.
"Data menunjukkan terdapat 59 anak stunting di Desa Laha yang menjadi perhatian kami, terutama dari Human Initiative, agar bagaimana anak-anak ini keluar dari masalah stunting," tegas Zahlan saat diwawancarai wartawan, Senin (3/11/2025).
Zahlan menambahkan, fokus Pelindo terhadap lingkungan mencakup tiga pilar: kesehatan, lingkungan, dan pendidikan.
Kali ini, fokusnya adalah di bidang kesehatan melalui program Stunting Care.
Program Stunting Care ini akan resmi diluncurkan pada Rabu besok di Balai Desa Laha, menandai dimulainya kolaborasi 6 bulan.
M. Jabal Nur, dari Human Initiative Regional Indonesia Timur, yang menjadi mitra teknis Pelindo, merinci dua upaya utama yang akan mereka lakukan.
Pertama, Intervensi Sensitif: Berupa edukasi pola asuh dan pelatihan bagaimana mengelola makanan yang sehat dan bergizi untuk keluarga.
Baca juga: Mahasiswa IMM Demo ke Kantor Bupati, Kejari, dan DPRD SBT: Tuntut Transparansi Dana Beasiswa
Baca juga: Tuliskan Macam-macam Gerakan Langkah Kaki Berirama! Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 115 Bab 3
Kedua, Intervensi Spesifik (Pemberian Makanan): Ini adalah bagian yang paling krusial, dilakukan setiap hari.
Diijelaskan lebih lanjut, selama tiga bulan pertama, pihaknya akan memberikan makanan berat secara harian kepada 59 anak stunting.
Kemudian, tiga bulan selanjutnya (Maintenance), pemberian makanan akan dilakukan 3 kali dalam seminggu, berfokus pada asupan gizi seperti susu, telur, dan buah-buahan.
"Harapannya selama 6 bulan ini, 59 anak ini bisa menurun angka stunting-nya," ujar Jabal Nur optimis.
Zahlan menekankan bahwa upaya ini merupakan investasi perusahaan bagi generasi penerus.
| Ibu Muda di Pulau Haruku Bunuh Bayi Usai Lahiran, Hakim Vonis 8 Tahun Penjara |
|
|---|
| Perkembangan Transportasi Udara di Maluku, dari Penumpang hingga Barang Alami Penurunan |
|
|---|
| Sampah Menumpuk di Kawasan Gunung Malintang, Warga Protes dan Blokade Jalan |
|
|---|
| 10 Tahun Jembatan Merah Putih, Simbol Kemajuan yang Tak Pernah Sepi Cerita |
|
|---|
| Polisi Tangkap 3 Terduga Narkoba di Batu Merah, Ada Bandar Pecatan Anggota Polri? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Nsiskso.jpg)