Ambon Hari Ini
Pukul Korban Berulangkali, Roger Ngaku Bersalah, Minta Maaf dan Siap Bertanggung Jawab
Roger menjelaskan, peristiwa itu bermula saat dirinya bersama keluarga pulang menuju kawasan Karang Panjang.
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Mesya Marasabessy
Ringkasan Berita:
- Pengemudi mobil Honda Brio, Roger Kastanya (23), mengaku dirinya terpancing emosi hingga memukul korban, Semy Warongan (59).
- Pengakuan itu disampaikan atas kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang lansia di kawasan Karang Panjang, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.
- Kepada TribunAmbon.com, Roger mengaku bersalah karena tidak mampu mengendalikan emosi saat kejadian yang terjadi Sabtu (23/5/2026) dini hari tersebut.
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Pengemudi mobil Honda Brio, Roger Kastanya (23), mengaku dirinya terpancing emosi hingga memukul korban, Semy Warongan (59),
Pengakuan itu disampaikan atas kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang lansia di kawasan Karang Panjang, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.
Kepada TribunAmbon.com, Roger mengaku bersalah karena tidak mampu mengendalikan emosi saat kejadian yang terjadi Sabtu (23/5/2026) dini hari tersebut.
“Saya mohon maaf kepada korban dan keluarganya. Saya akan bertanggung jawab atas masalah ini dan berharap bisa diselesaikan secara kekeluargaan,” kata Roger, Senin malam (25/5/2026).
Roger menjelaskan, peristiwa itu bermula saat dirinya bersama keluarga pulang menuju kawasan Karang Panjang.
Saat melintas di turunan Batu Merah, Jalan Jenderal Sudirman, ia mengaku menghindari lubang di tengah jalan dengan sedikit mengambil jalur kanan.
“Kami sementara perjalanan. Di turunan Batu Merah ada lubang di tengah jalan. Saya berkendara pelan lalu menghindar ke arah kanan,” ujarnya.
Namun di saat bersamaan, mobil Honda CRV yang dikemudikan korban disebut datang dari sisi kiri hingga menyerempet bagian kiri mobilnya.
“Saya kaget lalu menghindar ke kanan dan hampir bertabrakan dengan mobil dari arah berlawanan,” katanya.
Baca juga: Dana Desa Hoti Disorot, Inspektorat SBT Siapkan Pemeriksaan Khusus
Baca juga: Bertemu Korban Longsor Gadihu, Pemkot Ambon Akui Gagal Mengawasi Kinerja Pengembang
Menurut Roger, usai senggolan terjadi, mobil korban langsung melaju cepat sambil menyalakan lampu hazard sehingga dirinya melakukan pengejaran.
“Sesampainya di pertigaan Pos Mutiara saya klakson panjang dengan harapan Semy berhenti untuk menyelesaikan masalah ini, tapi dia terus kabur,” ungkapnya.
Aksi kejar-kejaran itu bahkan berlangsung cukup lama hingga kawasan Karang Panjang.
“Kami sempat berputar tiga kali di kawasan Karpan sebelum akhirnya berhenti di depan Kantor OJK,” katanya.
Roger mengaku emosi memuncak lantaran korban terus melarikan diri setelah insiden serempetan yang menurutnya hampir membahayakan nyawa dirinya dan keluarga yang berada di dalam mobil.
| Kejar-kejaran Honda CRV dan Brio di Ambon Berakhir Keributan, Kasus Diproses Polda Maluku |
|
|---|
| Tekan Aksi Balap Liar, Satlantas Polresta Ambon Gelar Lomba Band Antar Pelajar |
|
|---|
| Oknum Brimob Diduga Aniaya Lansia di Ambon, Polda Maluku Tegaskan Proses Hukum Transparan |
|
|---|
| Balap Liar dan Standing Motor Masih Marak di Ambon, Warga Minta Pemerintah Bangun Sirkuit Permanen |
|
|---|
| Dugaan Penipuan, Warga Rumah Terdampak Longsor di BTN Gadihu Laporkan Pengembang ke Polda |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Ilustrasi-kekerasan-x.jpg)