Malra Hari Ini

Cuaca Buruk, Harga Ikan di Pasar Langgur Masih Mahal Capai Rp 1.5 Juta per Loyang

Cuaca buruk,  harga ikan di pasar Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) makin mahal.

Megarivera Renyaan
HARGA IKAN : Aktivitas Pedagang ikan dan konsumen di Pasar Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara, Kamis (7/8/2025). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Megarivera Renyaan

LANGGUR, TRIBUNAMBON.COM - Cuaca buruk,  harga ikan di pasar Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) makin mahal.

Pada Kamis (7/8/2025), rerata harga ikan dijual tergantung ukuran dan jenis.

Misalnya untuk ikan jenis Lema ukuran sedang dibandrol Rp. 1.5 juta per loyang, untuk per tumpuk dihargai dengan Rp. 100 ribu, isi 4 ekor.

Sedangkan momar ukuran sedang dijual Rp. 1.2 juta per loyang, per tumpuk dijual Rp. 20 ribu isi 4 ekor.

Baca juga: Pemerintah Target 2 Juta Pasangan Harus Nikah per Tahun 2025

Sementara, ikan tembang ukuran kecil dijual Rp. 350 ribu per loyang, per tumpuk dihargai Rp. 25 ribu.

Untuk ikan jenis lalosi dijual Rp. 750 ribu per loyang, per tumpuk dibandrol Rp. 20 ribu per tumpuk, isi 7 ekor.

Engge salah satu pedagang di Pasar Langgur menjelaskan, harga ikan melonjak kurang lebih satu pekan.

"Sudah satu pekan harga ikan masih mahal, hal tersebut dipengaruhi cuaca buruk, sehingga berimbas ke tangkapan dari nelayan lokal," ungkapnya.

Baca juga: Penduduk Miskin di Maluku Capai 287,76 Ribu Orang, di Pedesaan Jadi Penyumbang Tertinggi

Menurutnya, pasokan dari beberapa sentra produksi ikan cukup banyak, namun masih dibandrol dengan harga yang tinggi.

"Pasokan ikan memang banyak tapi harganya tetap mahal, dari pemasok enggan menurunkan harga," pungkasnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved