Pemkot Ambon

Kunjungi Sekolah, Wawali Ambon Cek Sistem Penerimaan Murid Baru Sesuai Aturan dan Bebas Pungli

Pemkot Ambon mengecek untuk memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Penulis: Novanda Halirat | Editor: Mesya Marasabessy
Pemkot Ambon
PEMERINTAH KOTA AMBON- Wakil Wali Kota Ambon, Elly Toisutta kunjungan ke sekolah-sekolah untuk pastikan kelancaran proses SPMB sesuai aturan, Selasa (8/7/2025). 

Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Novanda Halirat 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Menuju pergantian tahun ajaran baru 2025/2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon mengecek untuk memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Kota Ambon telah berjalan sesuai aturan dan tak ada tindakan pungli. 

Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota (Wawali) Ambon, Ely Toisutta saat menyambangi sekolah-sekolah di kota bertajuk manise ini, Selasa (8/7/2025). 

“Hari ini Pemerintah Kota lewat Dinas Pendidikan kunjungi sekolah-sekolah baik SD maupun SMP guna memastikan SPMB sesuai ketentuan berlaku, yakni untuk usia anak dari TK ke SD, serta yang dari SD ke SMP jumlahnya sesuai, dengan rombel yang disediakan,” katanya.

Baca juga: Kadis Pendidikan Ambon Larang Pembelian Seragam Langsung dari Sekolah Negeri

Selain pastikan SPMB, Wawali juga mendengarkan masukan dari para kepala sekolah, terkait infrastruktur dan pemerataan jumlah guru disetiap sekolah. 

“Apa yang disampaikan ini menjadi tanggung jawab dinas pendidikan untuk dapat lebih awal memastikan setiap kebutuhan sekolah, baik terkait infrastruktur maupun pemerataan guru, sehingga menjadi langkah awal dalam upaya kita meningkatkan kualitas pendidikan di tahun ajaran 2025/2026 hingga lima tahun kedepan,”tandasnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, F. Taso memperingatkan kepada semua kepala sekolah terkait penggunaan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan dilarang tindakan Pungutan Liar (Pungli) dalam bentuk apapun. 

“Kami juga menyampaikan kepada para Kepala Sekolah agar dapat memastikan supaya anak dari keluarga tidak mampu diakomodir dalam program Indonesia Pintar (PIP),” ujarnya. 

Baca juga: Total Ada 1.235 Koperasi Desa Merah Putih di Maluku, Gubernur : Rampung 100 Persen

Taso menambahkan, Dinas Pendidikan akan melakukan pertemuan dengan sekolah-sekolah per kecamatan, untuk mensosialisasikan Rencana Strategis (Renstra) agr diketahui semua satuan pendidikan di kota ini. 

Untuk diketahui, Sekolah – sekolah yang dikunjungi diantaranya, SMP Negeri 9, SD Negeri 1 dan 2 Lateri,  SD Inpres Lateri, SD Negeri 79, SD Negeri 87, SMP negeri 14, SMP Negeri 6, SD Negeri 1 dan 2 Ambon, SD Negeri 61, SMP Negeri 4, dan komplek Sekolah P dan K. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved