Ambon Hari Ini
Warga Kelurahan Tihu Gelar Kerja Bakti Cegah Banjir
Warga kerja bakti membersihkan lingkungan, Sabtu (5/7/2025) pagi untuk mengantisipasi banjir.
Penulis: Ummi Dalila Temarwut | Editor: Mesya Marasabessy
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Ummi Dalila Temarwut
AMBON,TRIBUNAMBON.COM - Dalam upaya mencegah banjir saat musim hujan, Babinsa Kelurahan Tihu bersama Ketua RW/RT serta tokoh masyarakat menggerakkan warga setempat untuk kerja bakti membersihkan lingkungan, Sabtu (5/7/2025) pagi.
Kegiatan ini melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari pemuda, pemudi, hingga anak-anak kos yang tinggal di daerah sekitar.
Aksi gotong royong ini menyasar saluran-saluran air yang tersumbat, rerumputan liar, serta tumpukan pasir dan sampah yang berpotensi menghambat aliran air.
Babinsa Kelurahan Tihu, Pelda M. Hatta yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan bentuk antisipasi terhadap potensi banjir yang kerap terjadi saat intensitas hujan tinggi.
"Lingkungan yang bersih dan drainase yang lancar adalah kunci utama mencegah genangan air. Untuk itu, keterlibatan semua warga sangat dibutuhkan," ujarnya.
Baca juga: Merasa Tak Dihargai, Komisi II DPRD Seram Bagian Timur Usir Perwakilan PT. Permata Hitam Saat Rapat
Selokan-selokan yang semula dipenuhi lumpur dan sampah berhasil dibersihkan berkat kerja sama seluruh elemen masyarakat.
Tak hanya itu, semak belukar di sekitar jalan dan halaman rumah warga juga turut dirapikan demi menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan sehat.
Ketua RT 003, Nina Wally mengatakan, kegiatan ini bukan hanya soal kebersihan fisik, tetapi juga bentuk kepedulian sosial terhadap sesama warga.
“Ini demi kepentingan bersama. Kami ingin semua warga merasa nyaman dan aman dari ancaman banjir. Apalagi ini musim hujan," ungkapnya.
Baca juga: Pesona Air Gale-Gale di Negeri Suli, Airnya Menyegarkan dan Begitu Sejuk
Ia juga berharap agar kegiatan seperti ini tidak berhenti sampai di sini, namun bisa menjadi agenda rutin setiap bulan atau menjelang musim penghujan.
"Semakin sering kita peduli, semakin kecil risiko bencana yang bisa kita hadapi bersama," tambahnya.
Suasana kekeluargaan sangat terasa selama kegiatan berlangsung.
Warga saling membantu, bercengkrama, bahkan menikmati makanan ringan bersama setelah kerja bakti selesai.
Ini menjadi momen yang mempererat hubungan sosial di tengah kehidupan kompleks yang semakin dinamis.
Dengan lingkungan yang lebih bersih dan drainase yang kembali lancar, warga Kelurahan Tihu kini merasa lebih siap menghadapi musim hujan.
Semangat kebersamaan ini diharapkan dapat terus terjaga sebagai bagian dari budaya peduli lingkungan. (*)
| Dinkes Maluku Evaluasi 30 Rumah Sakit, Soroti Krisis Obat dan Pelayanan |
|
|---|
| Minim Penerangan, Evakuasi Korban Lompat dari JMP Berlangsung Dramatis |
|
|---|
| Ibu Muda di Pulau Haruku Bunuh Bayi Usai Lahiran, Hakim Vonis 8 Tahun Penjara |
|
|---|
| Perkembangan Transportasi Udara di Maluku, dari Penumpang hingga Barang Alami Penurunan |
|
|---|
| Sampah Menumpuk di Kawasan Gunung Malintang, Warga Protes dan Blokade Jalan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Banjirrr.jpg)