Ambon Hari Ini

Viral Anggota Satpol PP Terjatuh di Pagar Saat Amankan Demo Mahasiswa di Ambon

Dalam video berdurasi 00:17 detik yang diunggah pada akun Tik-Tok @mayasia14 memperlihatkan seorang anggota Satpol PP jatuh di Pagar

Tangkapan layar Tik-Tok: @mayasia14
SATPOL PP TERJATUH-tangkapannlayar satpol PP terjatuh di akun media Tiktok Mayasia14,Kamis(26/06/2025). 

Laporan wartawan Tribun Ambon.com Ummi Dalila Temarwut 

AMBON,TRIBUNAMBON.COM – Ada kejadian unik saat unjuk rasa Organisasi Kepemudaan (OKP) di depan Kantor Gubernur Maluku pada Kamis (26/06/2025) viral di media sosial. 

Dalam video berdurasi 00:17 detik yang diunggah pada akun Tik-Tok @mayasia14 memperlihatkan seorang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) jatuh tepat di atas gerbang besi yang saat itu dijatuhkan oleh pendemo.

Melihat hal itu, beberapa rekan seprofesinya langsung gerak cepat memberikan pertolongan. 

Baca juga: Kapolresta Ambon Kunjungi Anggotanya yang Terluka Saat Tangani Bentrok Warga

Baca juga: Ngadu Soal Tagihan Kredit Fiktif Rp. 25 Juta, Nasabah Bank Mandiri Malah Diminta Hubungi Call Center

Dalam vidio viral itu netizen banyak berkomentar dengan emoji tertawa tidak sampai disitu beberapa tanggapan juga diberikan seperti;

"Kenapa harus jatuh? Apakah terlalu semangat dengan pekerjaannya sampe jatuh" tulis salah satu komentar atas nama akun @SAMUDRA.

Sementara itu, akun bernama rihnilarahaman14 ikut menimpali dengan candaan
“ada duduk tenang, mw bkin gerakan tambahan ”, yang seakan-akan mengomentari posisi jatuh si petugas dengan selera humor khas Maluku.

Komentar juga datang dari akun @emily yang mengatakan baru pindah tampa su jato kong mau halau masa demo gimana?. 

Hingga berita ini ditayangkan Video viral Satpol PP jatuh saat halau demo sudah ditonton 110 ribu mendapatkan like 5,799 ribu, 724 komentar dan 2,283 kali dibagikan.

Diberitakan sebelumnya, Organisasi Kepemudaan (OKP) menggelar aksi demonstrasi di perempatan Pos Kota Ambon hingga ke Kantor Gubenur Maluku, Kamis (26/06/2025).

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terkait pembatasan penangkapan ikan di Laut Arafura dan beberapa titik lainnya di Provinsi Maluku.

Dalam orasinya, para mahasiswa menyoroti eksploitasi sumber daya laut yang dinilai tidak adil bagi masyarakat.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved