Masohi Hari Ini
Akui Sudah Miliki 12 Pengurus Tingkat Kecamatan, DPD KNPI Malteng Bakal Buat Musda
kepengurusan KNPI saat ini sudah memiliki struktur resmi di tingkat kecamatan, pasalnya pembentukan pengurus KNPI sudah dilakukan di 12 Kecamatan .
Penulis: Silmi Sirati Suailo | Editor: Ode Alfin Risanto
Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo
MASOHI,TRIBUNAMBON.COM - Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Maluku Tengah mengaku telah memiliki 12 pengurus KNPI tingkat kecamatan.
Pengakuan itu disampaikan Karteker Ketua DPD KNPI Maluku Tengah, La Hamidun saat memberikan keterangan pers soal rencana Musyawarah Daerah (Muda) KNPI Maluku Tengah, Kamis (12/6/2025).
"Pengurus Karteker DPD KNPI Maluku Tengah ditunjuk KNPI provinsi lewat SK No. 22/DPD-KNPI-Maluku/VI/2025 tertanggal 1 Juni 2025 ditandatangani oleh ketua KNPI provinsi Maluku, Arman Kalean," ujarnya.
Baca juga: Skandal Korupsi Obat Puskesmas Bursel Rp. 4.5 Miliar : Tiga Tersangka Nginap di Hotel Prodeo
Disampaikan, kepengurusan KNPI saat ini sudah memiliki struktur resmi di tingkat kecamatan, pasalnya pembentukan pengurus KNPI sudah dilakukan di 12 Kecamatan di Kabupaten Maluku Tengah.
"Saya sebagai ketua Bidang Organisasi Kaderisasi Keanggotaan (OKK) yang membidangi persoalan itu. Kami sudah menunjuk pengurus dan dilantik," ungkapnya.
Dikatakan, tugas dirinya dan rekan-rekan pengurus saat ini adalah melengkapi pengurus KNPI kecamatan.
"Kita akan bentuk untuk menjawab kebutuhan Musda, nanti dibentuk dengan jalan karateker tapi tetap direncanakan," imbuh dia.
Disebutkan, sesuai hasil diskusi dengan Majelis Pemuda Indonesia (MPI) target Musda di bulan Agustus 2025.
Menurutnya, Musda ini bertujuan untuk memperkuat organisasi dan meningkatkan peran KNPI dalam kepemudaan di Maluku Tengah.
La Hamidun juga mendorong penyatuan faksi-faksi yang ada di KNPI Maluku Tengah.
Baca juga: 25 Hari Tak Pulang ke Rumah, Wahyudi Rumoar Warga Desa Salagur SBT Dilaporkan Hilang
Menurutnya, KNPI sebagai organisasi yang berhimpun OKP dan pemuda, perlu melakukan langkah bijak untuk menyatukan pihak-pihak yang berbeda.
"Karena KNPI wadah berhimpun OKP dan pemuda, ada langkah bijak kita lakukan pertemuan dengan beberapa pihak yang berseteru sehingga wacana satukan itu bisa dilaksanakan," ujarnya.
Dalam membantu program-program pemerintahan, La Hamidun menyatakan bahwa KNPI Maluku Tengah akan berpatokan pada aturan status hukum organisasi dan terus menjaga mitra dengan pemerintah daerah.
"Harapannya Musda daerah bersama dilakukan agar pemda bisa melihat. Tapi kami tetap berpatokan pada aturan status hukum organisasi," pungkas dia. (*)
| Harga Cabai Rawit di Pasar Binaiya Masohi Tembus Rp. 80–100 Ribu per Kilo |
|
|---|
| Rapat Pemutakhiran Data di Gelar, Pemda Malteng Tindak Lanjuti Audit BPK dan APIP |
|
|---|
| Penemuan Sesosok Jenazah di Tepi Pantai Negeri Sepa Gegerkan Warga |
|
|---|
| Dihadiri 44 Pemuda-Pemudi, Musda XV KNPI Maluku Tengah Resmi Dibuka |
|
|---|
| Pemda Malteng Ungkap Tiga Rekomendasi untuk Benahi Manajemen RSUD Masohi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/LA-himidun.jpg)