Minggu, 12 April 2026

Maluku Hari ini

Polda Maluku Peringati Hari Lahir Pancasila: Perkuat Persatuan dan Moral Bangsa

Dalam amanat Wakapolda Maluku menekankan bahwa Pancasila adalah rumah besar bagi seluruh rakyat Indonesia. 

Sumber: Humas Polda
HARI PANCASILA - Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2025 berlangsung di gedung sport center Markas Polda Maluku, Tantui, Kota Ambon, Senin (2/6/2025). Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Wakapolda Maluku, Brigjen Pol. Samudi. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Kepolisian Daerah (Polda) Maluku hari ini melaksanakan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2025. 

Upacara yang dihelat di gedung sport center Markas Polda Maluku, Tantui, Kota Ambon ini, dipimpin langsung oleh Wakapolda Maluku, Brigjen Pol. Samudi, sebagai Inspektur Upacara, Senin (2/6/2025).

Sementara itu, AKBP. Rian Suhendi, Kasubid Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Maluku, bertindak sebagai Komandan Upacara.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Maluku membacakan amanat dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi. 

Baca juga: Peringatan Hari Pancasila, Wagub : Kebinekaan Ialah Kekuatan Bukan Pemisah

Dalam amanatnya, ditekankan bahwa Pancasila adalah rumah besar bagi seluruh rakyat Indonesia. 

Keberagaman yang dimiliki saat ini harus menjadi fondasi kuat bagi bangunan bangsa dengan berbagai suku, ras, dan agama di dalamnya.

"Pancasila adalah rumah besar bagi kita semua. Olehnya itu keberagaman yang kita miliki saat ini harus menjadi dasar dalam bangunan bangsa Indonesia ini dengan berbagai suku, ras dan agama yang ada di dalamnya," kata Wakapolda.

Lebih lanjut, amanat tersebut menegaskan bahwa kebinekaan yang ada bukanlah alasan untuk terpecah belah, melainkan untuk merajut dan memperkuat rasa persatuan serta kesatuan sesama anak bangsa. 

Pembangunan bangsa Indonesia harus senantiasa berakar pada nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, serta persatuan Indonesia.

Di era globalisasi dan teknologi saat ini, tantangan terhadap Pancasila semakin nyata. 

Dengan menyebarnya berbagai paham dan aliran ekstrem, radikal, serta sikap intoleran yang mulai menyebar ke seluruh sendi-sendi kehidupan masyarakat, nilai Pancasila harus ditanamkan dalam jiwa sebagai penangkal.

Baca juga: Pemprov Maluku Gelar FGD Indeks Demokrasi Indonesia, Upaya Tingkatkan Kualitas Demokrasi Daerah

Untuk memperkuat nilai Pancasila dalam sendi kehidupan bangsa, dibutuhkan peran serta semua pihak, mulai dari tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga pemerintah. 

Hal ini bisa dimulai dari kegiatan pembinaan ideologi terhadap generasi muda, pelatihan bagi aparatur negara, hingga penerapan kurikulum di sekolah.

"Pancasila bukan saja sekedar di hafal namun kita semua adalah pelaku dalam mengimplementasikan nilai Pancasila di dalam kehidupan kita sehari-hari," ungkap Wakapolda.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved