Ambon Hari Ini

Hujan Deras Sebabkan Genangan Air di Jalan Syaranamual Ambon Setinggi Mata Kaki Orang Dewasa

Hujan deras yang mengguyur Kota Ambon sejak pagi hari sebabkan genangan air di Jalan Syaranamual, Desa Hunuth, Kota Ambon, Senin (19/5/2025).

Penulis: Novanda Halirat | Editor: Mesya Marasabessy
Novanda Halirat
GENANGAN AIR- Genangan Air di Jalan Syaranamual Desa Hunuth, Kota Ambon setinggi mata kaki orang dewasa ( 19/05/2025). Ini terjadi lantaran hujan deras yang mengguyur Kota Ambon sejak pagi hari. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Hujan deras yang mengguyur Kota Ambon sejak pagi hari sebabkan genangan air di Jalan Syaranamual, Desa Hunuth, Kota Ambon, Senin (19/5/2025).

Genangan air itu cukup tinggi bahkan mencapai mata kaki orang dewasa.

Kondisi ini diduga lantaran tidak adanya saluran untuk aliran air di kawasan tersebut sehingga air yang tergenang menjadi lama surut.

Hal itu juga dibernarkan salah seorang warga setempat, Memet saat diwawancarai TribunAmbon.com.

"Padahal akses untuk membuat pembuangan ke laut sangatlah dekat tetapi tidak ada yang melihat hal tersebut sehingga menyebabkan airnya lama surut,” kata Memet.

Baca juga: Pasca Diberitakan TribunAmbon.com, Kawasan Perumahan Pandopo Bupati Akhirnya Dibersihkan

Baca juga: 232 CPNS 2025 Pemda Maluku Tengah Terima SK Pengangkatan, Bupati Tekankan 3 Hal Ini

Memet juga turut merasa simpati kepada pengendara yang melintasi jalan ini.

Kata dia, sempat sesekali terjadi kecelakaan karena pengendara saling melambung untuk menghindari genangan air itu.

"Mengenai air disini sangat mengganggu terutama pengendara karena banyak kendaraan yang saling melambung untuk menghindari air yang tergenang dan pernah terjadi kecelakaan juga," ungkapnya.

Genangan air ini lanjutnya, bahkan juga berdampak ke mata pencaharian mereka.

Dimana, istrinya tidak bisa berjualan karena kios milik mereka juga dipenuhi genangan air sehingga tidak bisa diakses oleh pembeli.

“Istri saya sampai tidak bisa berjualan karena depan kios dipenuhi genangan air dan tidak bisa di akses  oleh pembeli," ungkapnya.  

Memet berharap, pemerintah bisa memberikan perhatian untuk persoalan ini.

"Saya berharap pihak-pihak terkait dapat melihat persoalan ini dan dapat membantu, karena mengingat sekarang sudah masuk musim hujan," pungkasnya.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved