Info Daerah
Wabup Charlos Viali Harap PT Pelni Dukung Implementasi Kerjasama Antar Daerah
Harapan tersebut dikemukakan, saat menghadiri rapat koordinasi, dalam upaya mendorong sinergi membangun partisipasi menjaga stabilitas harga barang, b
Penulis: Megarivera Renyaan | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Megarivera Renyaan
LANGGUR, TRIBUNAMBON.COM - Wakil Bupati Maluku Tenggara (Malra) Charlos Viali Rahantoknam
berharap PT Pelni mendukung implementasi kerjasama antar daerah.
Harapan tersebut dikemukakan, saat menghadiri rapat koordinasi, dalam upaya mendorong sinergi membangun partisipasi menjaga stabilitas harga barang, bersama PT Pelni dan Pemkot Tual di balai kota Tual, Rabu (23/4/2025).
"Pengendalian inflasi adalah salah satu isu penting yang menjadi sorotan. Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah berupaya secara sinergis untuk mengendalikan inflasi," ujar Viali.
Menurut Viali, hasilnya cukup menggembirakan dengan kondisi harga-harga yang relatif terkendali, dalam beberapa waktu terakhir, termasuk dalam masa-masa Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
"Dalam lingkup daerah, upaya strategis yang dilakukan untuk pengendalian inflasi yang rutin dilaksanakan antara lain. Pemantauan, pengawasan dan inspeksi untuk memastikan ketersediaan stok dan pasokan barang kebutuhan pokok dan penting, baik di pasar dan swalayan, gudang logistik, distributor, dan pangkalan," jelasnya.
Baca juga: Andalkan Sinergi Digitalisasi dan Ekonomi Syariah, BI Maluku Optimis Ekonomi Tumbuh 5,10 Persen
Baca juga: Tak Main-main, Inspektorat SBT Pastikan Temuan Penyelewengan Dana Desa Ditindaklanjuti
Selain itu Pemkab Malra juga gencar melakukan operasi pasar, gerakan pangan murah, dan kegiatan pasar murah sampai ke kecamatan.
Serta, lanjutnya memastikan kelancaran distribusi dan pasokan melalui koordinasi intens dengan pihak-pihak terkait (produsen, penyalur, distributor, Bulog, dan toko grosir).
"Termasuk dalam hal ini, salah satu upaya strategis adalah mendorong KAD. Terhadap aspek ini, dapat kami laporkan bahwa berbagai komunikasi, koordinasi bahkan sampai pada perjanjian kerja sama sudah dilakukan, tetapi dari sisi implementasi masih sangat sulit untuk direalisasikan," terangnya.
Hal tersebut disebabkan, Provinsi Maluku adalah daerah berciri kepulauan transportasi menjadi kendala serius, karena selain harus melintasi lautan, dengan jadwal pelayaran yang cukup memakan waktu, tetapi juga seringkali diperhadapkan dengan biaya transport yang mahal.
"Untuk itu ke depan, sangat diharapkan peran dan dukungan PT Pelni untuk mengambil bagian dalam mendukung implementasi kerja sama antar daerah di Provinsi Maluku, khususnya dari dan ke Kepulauan Kei," pungkasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Pemkab-Malra-u.jpg)