Sabtu, 18 April 2026

Bentrok di Serut

Aliansi Peduli Masyarakat Seram Serukan Aksi Damai dan Kemanusiaan di Ambon

Aksi ini merupakan bentuk keprihatinan dan solidaritas terhadap masyarakat Seram Utara yang menjadi korban dampak bentrok antar warga.

Jenderal Louis
AKSI SOLIDARITAS - Aliansi Peduli Masyarakat Seram menggelar aksi damai dan kemanusiaan di Kota Ambon, Sabtu (5/4/2025). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Aliansi Peduli Masyarakat Seram menggelar aksi damai dan kemanusiaan di Kota Ambon, Sabtu (5/4/2025). 

Aksi ini merupakan bentuk keprihatinan dan solidaritas terhadap masyarakat Seram Utara yang menjadi korban dampak bentrok antar warga.

Aliansi yang terdiri dari berbagai paguyuban di Pulau Ambon ini melakukan aksi penggalangan dana sejak pukul 10.00 WIT hingga 15.00 WIT. 

Massa aksi berjalan kaki dari Lampu Merah Pos Kota menuju Pasar Mardika dan kembali lagi ke Tribun Lapangan Merdeka sambil mengumpulkan sumbangan dari warga.

Koordinator Lapangan aksi, Eston Halamury, mengatakan bahwa aksi ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat Seram Utara yang terkena musibah. 

Baca juga: Kapolda Maluku, Gubernur, dan Pangdam Kunjungi Rumah Duka Aipda Anumerta Husni Abdullah

Baca juga: GMKI Ambon Galang Dana dan Bantuan tuk Korban Bentrok Seram Utara

“Kami sangat prihatin dengan kondisi saudara-saudara kita di Seram Utara. Aksi ini adalah wujud kepedulian kami sebagai sesama masyarakat Maluku,” ujarnya di sela-sela aksi.

Respon positif ditunjukkan oleh warga Kota Ambon yang dengan sukarela memberikan sumbangan berupa beras, uang, pakaian, sandal, dan perlengkapan lainnya.

Selain melakukan penggalangan dana, massa aksi juga menyerukan "Tabaos" perdamaian di tanah Maluku, khususnya di Kecamatan Seram Utara. 

Mereka mengajak seluruh masyarakat Maluku untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai adat dan budaya hidup 'Orang Basudara' dengan semangat 'Ale Rasa Beta Rasa, Potong Di Kuku Rasa di Daging'.

Usai aksi kemanusiaan, Aliansi Peduli Masyarakat Seram menggelar konferensi pers dan menyampaikan beberapa poin penting:

 * Meminta pemerintah daerah untuk segera memberikan jaminan perbaikan dan penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak konflik guna mencegah konflik berkepanjangan.

 * Mendesak pihak berwenang, pemerintah negeri, tokoh adat, tokoh agama, serta pemerintah daerah untuk mengupayakan penyelesaian konflik secara adil dan bijaksana agar tidak terjadi konflik serupa di kemudian hari.

 * Mengimbau seluruh masyarakat Maluku untuk tidak menyebarkan informasi yang bersifat provokatif demi menghindari kekacauan yang berkelanjutan.

 * Menyerukan kepada seluruh masyarakat Maluku, khususnya masyarakat Seram Utara, untuk senantiasa menebarkan kasih dan perdamaian.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved