Sampah di Ahuru

Sebagian Tumpukan Sampah di Ahuru - Arbes Akhirnya Dibersihkan Petugas

Tumpukan sampah di Jl. Dr. Wem Tehupeiory, Ahuru, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, akhirnya diangkut.

Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Tanita Pattiasina
Haliyudin Ulima
Tumpukan sampah mulai berkurang di kawasan Ahuru - Arbes, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Jumat (10/1/2025). 

Laporan Wartawan Tribunambon.com, Haliyudin Ulima

AMBON, TRIBUNAMBON - Tumpukan sampah di Jl. Dr. Wem Tehupeiory, Ahuru, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, akhirnya diangkut.

Meski belum dibersihkan secara baik, setidaknya tumpukan tersebut mulai berkurang.

Pantauan Tribunambon.com lokasi Jumat (10/1/2025), sebagian besar sampah masih menumpuk di sisi jalan.

Tumpukan yang sebelumnya memanjang sampai ke salah satu jembatan di are itu telah dibersihkan.

Sebuah ekskavator berwarna kuning juga masih terparkir di lokasi.

Baca juga: Jalan Belakang Gudang-Ambon Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Swadaya Tambal Bermodal Pinjaman

Baca juga: Pekerjakan Anak di Bawah Umur, Pengelola Diamond Billiar & Karaoke Masohi Malteng Ditangkap

Buah tak sedap juga masih tercium di area itu.

Warga menyebut, pembersihan itu baru di lakukan selama dua malam, dan harus dihentikan sebab eksavator yang digunakan rusak.

"Pembersihan ini dua malam, cuman karena alat berat rusak makanya berhenti sampai satu minggu lebih ini," ujarya Sri Rahayaan saat diwawancarai Tribunambon.com.

Menurut dirinya, meski dibersihkan masyarakat tetap menjadikan kawasan tersebut sebagi tempat sampah.

"Biar dibersihkan lagi, tetap masyarakat buang lagi disini, karena sudah jadi kebiasaan orang-orang di Stain ini," tambahnya.

Menurutnya, pembersihan itu tidak menjadi solusi yang baik, sebab pengangkutan sampah diwilayah itu jarang sekali dibersihkan.

"Percuma kasi bersih, tapi ada lagi sampah, kalau mau itu bangun pos penjagaan disini, supaya kalau ada yang buang, langsung kasi sangsi," pintanya.

Ia berharap, kawasan tersebut tidak dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah, sebab dirinya sangat terganggu dengan keberadaan sampah tersebut.

"Kalau bisa cari tempat lain juga, jangan disini lagi, karena warga paling terganggu sekali," tutupnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved