Ethen Diancam

Kasus Dugaan Pengancaman Ethen Depay Berakhir Damai, Ibu Bhayangkari Posting Video Permintaaan Maaf

Kepada TribunAmbon.com, Ethen mengungkapkan alasan di balik keputusannya itu adalah karena kasihan kepada si terlapor.

Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Fandi Wattimena
myqueen01.
Tangkapan layar video permintaan maaf akun TikTok myqueen01. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Polemik dugaan pengancaman yang dialami Ethen Depay melalui media sosial akhirnya menemui titik terang. 

Kedua belah pihak sepakat berdamai setelah menjalani mediasi di Mapolresta Ambon, Kamis (9/1/2025).

Ethen Depay, pelapor dalam kasus ini, memutuskan untuk mencabut laporannya.

Kepada TribunAmbon.com, Ethen mengungkapkan alasan di balik keputusannya itu adalah karena kasihan kepada si terlapor.

"Saya memilih berdamai karena kasihan. Sebagai manusia, saya tetap memaafkan. Tuhan saja mengampuni masa saya tidak. Apalagi sudah mengakui kesalahan dan meminta maaf secara lisan maupun tertulis, baik secara langsung maupun lewat postingan video di TikTok," tuturnya.

Ethen berharap semoga ini menjadi pelajaran baginya, bahwa sebagai seorang ibu Bhayangkari harus menjaga harkat dan martabat suaminya.

"Meskipun begitu, saya berharap ini menjadi pelajaran baginya agar lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Jangan lagi mengulangi kesalahan yang sama di kemudian hari," 

Baca juga: Trauma Atas Komentar Ancaman, Ethen Depay Minta Istri Polisi Diproses Hukum

Sementara itu, Patresia Latupeirissa alias Ela, pemilik akun TikTok Myqueen01 yang diduga melakukan pengancaman, telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka melalui video yang diunggah di akun TikTok-nya. 

Dalam video tersebut, ia mengakui kesalahannya dan berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pengguna media sosial untuk lebih bijak dalam berkomentar.

"Selamat siang Basudara Kota Ambon. Dalam video ini, saya pengguna akun TikTok Myqueen01 menyampaikan permohonan maaf kepada akun TikTok Etendepay09 terkait komentar saya tentang sinter Class pada tanggal 14 Desember 2024 yang membuat saudara Eten merasa terancam. Semoga dengan kejadian ini, kita semua bisa lebih bijak dalam menggunakan media sosial," ucapnya dalam video permintaan maaf.

Meski telah memposting video permintaan maaf, namun saat dikonfirmasi TribunAmbon.com, pemilik akun TikTok myqueen01 menolak memberikan komentar.

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam berinteraksi di dunia maya. 

Komentar yang tidak bertanggung jawab dapat berdampak negatif bagi orang lain dan berujung pada masalah hukum.

Diberitakan sebelumnya, Seorang ibu Bhayangkari dipolisikan atas dugaan kasus pengancaman melalui media sosial. 

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved