Pilgub Maluku

Pilgub Maluku 2024: Tiga Pasangan Berebut Tahta, Dua Mantan Jenderal Adu Kuat

Kontestasi Politik Pilgub Maluku 2024, diprediksi bakal berjalan sengit.

|
Kolase foto
Pilkada Maluku 2024 resmi diikuti oleh tiga pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur. 

TRIBUNAMBON.COM - Kontestasi Politik Pilgub Maluku 2024, diprediksi bakal berjalan sengit.

Sekurang-kurangnya dua poin yang membuat Pilgub Maluku 2024 menarik untuk diikuti.

Pertama, ada tiga kandidat yang maju dan bertarung pada Pilgub tahun ini.

Kedua, ada dua jenderal berbeda Matra beradu  meraih simpati di Pilgub tahun ini.

Baca juga: KIM Plus Pecah Kongsi di Pilgub Maluku, Masing-masing Parpol Usung Jagoannya

Baca juga: Termasuk Jeffry Rahawarin, Ada 4 Jenderal Purnawirawan TNI Dikerahkan PDIP Maju Pilgub 2024

Daftar pasangan calon

Pilkada Maluku 2024 resmi diikuti oleh tiga pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur.

Mereka adalah Hendrik Lewerissa-Abdullah Vanath, Murad Ismail-Michael Wattimena, serta Jeffry A Rahawarin-Abdul Mukti Keliobas.

KPU Provinsi Maluku menerima pendaftaran Hendrik Lewerissa-Abdullah Vanath sebagai cagub-cawagub pada Rabu (28/8/2024) sekira pukul 10.30 WIT.

Pasangan ini menjadi peserta pertama Pilkada Maluku yang mendaftarkan diri ke KPU.

Hendrik-Abdullah Vanath diusung oleh Partai Gerindra, PPP, dan Partai Perindo.

Dalam kesempatan itu, Hendrik mengungkapkan alasannya maju pada Pilkada Maluku 2024.

Hendrik mengatakan, Maluku masih tertinggal jauh dibandingkan dengan wilayah lainnya di Indonesia.

Meski Maluku memiliki banyak sumber daya alam, menurutnya, banyak masyarakat yang belum merasakan manfaatnya.

"Hari ini terus terang, jujur saja Maluku masih jauh terpanggang api, mestinya Maluku yang sangat kaya dengan anugerah alam yang melimpah seyogianya menjadi provinsi yang sejahtera," tuturnya, Jumat (30/8/2024).

Adapun Hendrik merupakan Ketua DPD Partai Gerindra Maluku. Sedangkan Abdullah adalah mantan bupati Kabupaten Seram Bagian Timur periode 2005-2010 dan 2010-2015. 

Pada hari yang sama, KPU Provinsi Maluku juga menerima pendaftaran Murad Ismail-Michael Wattimena.

Keduanya mendaftar pada Rabu siang dan diterima langsung oleh Ketua KPU Provinsi Maluku, Shaddek Fuad.

Murad Ismail-Michael Wattimena diusung oleh PKS, PAN, PKB, Partai Golkar, dan Partai Demokrat.

Adapun Murad merupakan mantan Gubernur Maluku, sedangkan Michael merupakan mantan anggota DPR RI dari Partai Demokrat.

Sementara itu, pasangan Jeffry-Abdul Mukti Keliobas menjadi peserta terakhir yang mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku.

Keduanya resmi mendaftarkan diri sebagai cagub-cawagub pada Kamis (29/8/2024).

Jeffry-Abdul Mukti diusung tiga partai yakni NasDem, Hanura, dan PDIP.

Sepanjang kariernya, Jeffry pernah menduduki sejumlah jabatan penting di pemerintahan.

Terakhir, Jeffry menduduki posisi Deputi Bidang Pengelolaan Infrastruktur Kawasan Perbatasan BNPP pada periode 2022 hingga saat ini.

Sedangkan Abdul Mukti Keliobas pernah menjabat Bupati Seram Bagian Timur pada periode 2016-2021 dan 2021-2026.

Ia juga pernah menjabat Ketua DPRD Kabupaten Seram Bagian Timur.

Setelah mendaftarkan diri ke KPU, Jeffry mengaku bertekad ingin menjadikan Maluku daerah yang lebih baik ke depan.

Bersama Abdul Mukti, ia menginginkan Maluku baru, Maluku berubah melalui inovasi terbaru yang telah disiapkannya.

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved