Senin, 13 April 2026

Pilgub Maluku

Maju Pilkada Maluku, Hendrik Lewerissa Sudah Siapkan Surat Pengunduran Diri DPR RI

Bakal Calon Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa sudah siapkan surat pengunduran diri dari kursi DPR RI.

Mesya
Bakal Calon Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa saat diwawancarai terkait waktu pendaftaran di KPU. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Bakal Calon Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa sudah siapkan surat pengunduran diri dari kursi DPR RI.

Meski begitu, surat pengunduran diri baru akan diajukan ketika dirinya sudah ditetapkan sebagai pasangan calon di Pilkada Maluku 2024.

Itu sesuai dengan persyaratan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Surat pengunduran diri sudah saya siapkan tapi kan wajib diajukan ketika sudah ditetapkan sebagai pasangan calon sedangkan ini kan baru mendaftar,” kata Lewerissa, Senin (26/8/2024).

Baca juga: Tanpa Mobilisasi Massa, Paslon Hendrik Lewerissa - Abdullah Vanath Siap Mendaftar ke KPU 28 Agustus

Lanjutnya, proses pendaftaran di KPU akan dilakukan pada Rabu (28/8/2024) pagi.

“Hendrik Lewerissa dan Abdullah Vanath akan mendaftar nanti pada tanggal 28 pagi. Nanti kita akan tiba di Ambon tanggal 27 sehari sebelum pendaftaran,” ungkapnya.

Kata dia, proses pendaftaran nanti tanpa mobilisasi massa.

Sehingga, bagi siapa pun yang hendak mengantar keduanya untuk mendaftar ke KPU itu hanya dalam bentuk suka rela.

Hal ini lanjutnya, untuk mengantisipasi adanya kejadian peserta mobilisasi massa seperti ojek maupun angkutan umum yang tidak dibayar.

“Pendaftaran tidak ada mobilisasi massa, jadi suka rela, yang mau datang silakan karena kita tidak mau mobilisasi seorang pun untuk mengantar kami ketika mendaftar ke KPU Provinsi Maluku. Tapi kalau mau datang entah itu anggota kader partai, relawan, simpatisan, anggota masyarakat dan sebagainya yang welcome. Artinya apa, supaya di kemudian hari kami mengantisipasi adanya klaim seperti ojek belum dibayar, maxim belum dibayar, grab belum dibayar, angkot belum dibayar, mobil dan sebagainya itu tidak. Jadi kami tidak mau mobilisasi masyarakat. Yang mau mengantarkan kami silakan yang sifatnya suka rela dan kami berterima kasih dan memberikan apresiasi,” tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved