Pasar Pangan Aman
BPOM Ambon dan Loka POM Tanimbar Kampanyekan Pasar Pangan Aman di Pasar Ngrimase
Kampanye pasar merupakan rangkaian tahapan program nasional keamanan pangan pasar aman berbasis komunitas (PPABK).
TANIMBAR, TRIBUNAMBON.COM - Dalam menciptakan komunitas pasar yang sadar dengan keamanan pangan, maka BPOM di Ambon bersama Loka POM Kepulauan Tanimbar selenggarakan kampanye pasar, bertempat di Pasar Ngrimase Kepulauan Tanimbar, Selasa (23/7/2024) siang.
Kampanye pasar merupakan rangkaian tahapan program nasional keamanan pangan pasar aman berbasis komunitas (PPABK).
Pada lokus Kabupaten Kepulauan Tanimbar, tahapan kampanye pasar dilakukan setelah tahapan penyuluhan pedagang pasar.
Tahapan ini bertujuan untuk menggugah komunitas pasar termasuk di dalamnya pengunjung dan padagang pasar agar sadar dan peduli dalam keamanan pangan, baik menyediakan pangan yang aman dari pedagang, maupun cerdas dalam memilih pangan yang aman bagi masyarakat dan konsumen.
Baca juga: BPOM Ambon Galakkan Gerakan Bersama Kurangi Stunting, Koordinasi dengan Berbagai Pihak
Baca juga: BPOM Ambon Siap Kerja Sama dengan Poltekes Maluku
Pada tahapan sebelumnya, telah dilakukan sampling dan pengujian tahap 1 terhadap 100 sampel pangan berupa tahu, mie, bakso, kerupuk, buras, ikan, ayam, daging, terasi, sirup dan aneka jajanan kue pasar. Pengujian dilakukan terhadap parameter kimia bahan berbahaya yang dilarang pada pangan yaitu formalin, boraks, rhodamine-B dan kuning metanil.
Termasuk parameter mikrobiologi yaitu E. coli dan S. aureus untuk jenis sampel sirup dan es.
Dari hasil uji tes cepat dan uji mikrobiologi di laboratorium, semua sampel dinyatakan negatif dan memenuhi syarat.
Hal ini menandakan bahwa pangan yang beredar di Pasar Ngrimase aman untuk dikosumsi oleh masyarakat.
Kampanye di Pasar Ngrimase yang juga dihadiri oleh Kepala Dinas Perindagnaker Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Cornelis Batmomolin menyampaikan agar para pengunjung dan pedagang sadar dan peduli terhadap keamanan pangan sehingga pangan yang diperjualbelikan dan akan dikonsumsi oleh keluarga adalah pangan yang aman.
Hal ini sangat penting dalam menjaga gizi dan nutrisi anak sebagai generasi penerus termasuk dalam penurunan angka stunting di Tanimbar.
Materi yang diberikan pada kampanye pasar ini yaitu: bahan berbahaya yang sering disalahgunakan di dalam pangan dan Cek KLIK (Cek Kemasan, Label, Izin edar dan Kadaluwarsa) dalam memilih pangan yang aman.

Narasumber yang hadir berasal dari BPOM di Ambon dan Loka POM Kepulauan Tanimbar yaitu Anita Soenarko, Imam Taufik, Brian Rikumahu serta Nisrina Haqi.
Kegiatan kampanye ini dilakukan sebanyak 3 kali di tempat yang terpisah yaitu di area pedagang sayur dan area pedagang ikan.
Pelaksanaan kampanye berjalan secara interaktif.
Pedagang dan pengunjung pasar antusias mengikuti.
Kerap Tergenang Air Saat Hujan, Warga Minta Drainase di Jalan Laksyada Leo Wattimena Diperbaiki |
![]() |
---|
Implementasi Program Kapolres Mengaji, Polres Buru Salurkan Bantuan ke TPQ |
![]() |
---|
Implementasi Call Center 112 Dimantapkan, Pemkot Ambon Audensi Bersama KOMIDIGI RI |
![]() |
---|
Ingrid Ferdinandus Dipolisikan di Polres Jakarta Pusat: Terancam 4 Tahun Penjara |
![]() |
---|
Perangi Stunting, Wakil Bupati SBT Serukan Kolaborasi Lintas Sektor |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.