Feliks Bobonu Tetthol Sindir Pemerintah Maluku Tenggara Sebelumnya: Malam Mimpi, Esok Realisasi
Bakal Calon Bupati Maluku Tenggara (Malra) Feliks Bobonu Tetthol terang-terangan menyindir pemerintahan sebelumnya.
Penulis: Megarivera Renyaan | Editor: Tanita Pattiasina
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Megarivera Renyaan
LANGGUR, TRIBUNAMBON.COM - Bakal Calon Bupati Maluku Tenggara (Malra) Feliks Bobonu Tetthol terang-terangan menyindir pemerintahan sebelumnya.
Mantan Kepala Dinas Pertanian Malra ini menyebutkan Pemerintahan sebelumnya kerap menggunakan konsep ‘tiba saat tiba akal’ alias malam ini mimpi, esok realisasi.
Menurutnya, sudah tidak zaman lagi menggunakan konsep tersebut.
Pemimpin, baginya, harus punya konsep, pemetaan, dan perencanaan yang jelas untuk membangun Masyarakat.
"Pertama pemimpin harus bisa menggambarkan masa depan masyarakat dengan konsep yang jelas, lima tahun ini mau jadi apa," cetusnya, Minggu (21/7/2024).
Baca juga: Bikin Kejutan, Feliks Bobonu Tetthol Gandeng Tokoh NU Ahmad Yani Rahawarin Maju Pilbup 2024
Baca juga: Terjadi Lagi! Kakek di Maluku Harus Ditandu 32 KM Lewati Jalan Terjal Demi Berobat
Tak hanya pemerintahan dengan konsep yang amburadul, Birokrat tulen itu juga menyebut ada sosok yang menjadi dalang dari kemunduran Malra.
Sosok ini juga, lanjutnya, menciptakan situasi ketakutan, kecemasan bahkan intimidasi untuk bersilaturahmi dengan figur tertentu.
Namun, dirinya enggan menyebutkan sosok yang ditudingnya sebagai dalang kemunduran Malra tersebut.
Lanjut ditegaskannya, pemimpin harus menjadi teladan, baik kata maupun perbuatan harus sejalan.
"Masyarakat dipaksa senyum tapi dalam hati cemas lantaran memikirkan cara bertahan hidup," imbuhnya.
Baginya, Malra semestinya dibangun dengan persaudaraan dan persatuan pada semua elemen pemerintahan juga masyarakat.
"Tidak bisa tebang pilih alias rangkul yang baru buang yang lama," tambahnya.
Ia juga bertekad, akan membangun Malra lebih baik lagi, sesuai dengan filosofi tiga tungku, yakni adat, agama dan kubni.
"Tekad kami membangun Malra berdasarkan filosofi tiga tungku: adat, agama dan kubni,” pungkasnya.
Nihil Pelatihan Bagi Penjamah Makanan Dapur MBG, Dinkes Maluku Tenggara Pastikan Siap Berkoordinasi |
![]() |
---|
Kerap Tergenang Air, Ruas Jalan Langgur Simpang Wearlilir Malra Akhirnya Diperbaiki |
![]() |
---|
7 Bulan Operasional, Dapur Makan Bergizi Gratis di Malra Nihil Pelatihan Penjamah Makanan |
![]() |
---|
Cari Bibit Pedayung, Ketua PODSI Malra Minta Dukungan Semua Pihak |
![]() |
---|
2 Proyek Mangkrak Bina Marga di Malra, Ada Jembatan Rumadian-Dian hingga Dian-Tettoat |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.