Jelang Ramadan, Harga Cabai di Masohi Mulai Merangkak Naik, Tembus Rp 30 Ribu Per Kilo
harga cabai rawit mulai merangkak naik di Pasar Binaiya Kota Masohi, Maluku Tengah.
Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Salama Picalouhata
Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar
MASOHI, TRIBUNAMBON.COM - Harga cabai rawit di Pasar Binaiya, Masohi, Maluku Tengah, mulai merangkak naik menjelang Ramadan.
Pantauan TribunAmbon.com, harga cabai berada di kisaran Rp 25 ribu hingga Rp 30 ribu per kilonya.
"Cabai sudah mulai naik. Sekarang kita jual satu kilo Rp 25 ribu," kata Wa Ida, salah satu pedagang.
Menurutnya, harga ini baru mengalami kenaikan di empat hari terakhir.
Dimana sebelumnya bumbu dapur yang satu dijual Rp 15 ribu per kilo.
"Baru naik ini saja empat hari ini. Sebelum ini kan cuma Rp 15 ribu," jelasnya.
Lanjutnya, kenaikan juga terjadi untuk Cabai keriting.
Dimana, bumbu sayur-sayuran tersebut kini di jual dengan harga tinggi yakni per kilo Rp 50 ribu atau naik 50 persen dari penjualan sebelumnya Rp 25 ribu.
"Cabai keriting sekarang yang paling mahal. Satu kilo Rp 50 ribu. Kemarin-kemarin kan masih Rp 25 ribi per kilo," terang Ida.
Merangkaknya harga cabai katanya, disebabkan pasokan dari petani mulai berkurang.
"Sudah mulai naik karena stok dari petani sudah kurang makannya mulai mahal di pasar," pungkasnya.
Terima Demonstran, Ini Respon Sekda Malteng Soal Krisis Pelayanan Kesehatan RSUD Masohi |
![]() |
---|
Kapal Hanya Satu Trip ke Tual, Menyebabkan Harga Cabai di Pasar Marren Masih Mahal |
![]() |
---|
Gelar Aksi Demo, Ini Daftar Tuntutan Gerakan Rakyat Menggugat |
![]() |
---|
Suarakan Krisis Layanan Kesehatan di RSUD Masohi, Gerakan Rakyat Menggugat Seruduk Kantor Bupati |
![]() |
---|
Tingkatkan Sinergi Dengan Mitra, PLN UP3 Masohi Lakukan Penyalaan Listrik di Gedung DPRD Malteng |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.