Pemkot Ambon Kini Pakai Kartu Kredit Pemerintah: Belanja dan Perjalanan Dinas Tak Pakai Uang Tunai
di tahun anggaran 2024 Pemkot dalam proses belanja daerah sudah dapat menggunakan KKP, guna meminimalisir penggunaan uang tunai dalam transaksi.
Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Salama Picalouhata
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pemkot Ambon dan PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) tentang pengembangan layanan perbankan bagi kepentingan publik di Kota Ambon.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena yang didampingi Sekretaris Kota (Sekkot) Agus Ririmasse, sedang dari pihak Bank Mandiri diwakili Pj. Area Head Maluku PT. Bank Mandiri, Azizi Rahim.
Wattimena dalam arahannya, manyampaikan apresiasi kepada Bank Mandiri yang telah membantu Pemkot dalam upaya peningkatan Penerimaan Asli Daerah (PAD) melalui digitalisasi Penerimaan Pembayaran Pajak dan Retribusi Daerah juga layanan Kartu Kredit Pemerintah (KKP).
“Terima kasih kepada Bank Mandiri, atas kolaborasi untuk pelayanan berbagai kepentingan publik, terutama untuk peningkatan PAD dan fasilitasi KKP di Pemkot Ambon. Saya yakin hal ini akan membawa dampak positif bagi kita di kota ada Ambon dan membawa manfaat bagi Pemkot juga bagi Bank Mandiri,” ujarnya.
Dijelaskan, dengan adanya MoU ini, maka di tahun anggaran 2024 Pemkot dalam proses belanja daerah sudah dapat menggunakan KKP, guna meminimalisir penggunaan uang tunai dalam transaksi.
“Kita berharap tanggungjawab pemerintah dalam proses belanja Daerah dapat menggunakan KKP, oleh sebab itu MoU ini agar ditindaklanjuti oleh semua OPD yang ada di lingkup Pemkot,” tandasnya.
Sementara itu, Pj. Area Head Maluku PT. BanK Mandiri, Azizi Rahim, menyatakan sebagai bank dengan aset terbesar di Indonesia, pihaknya siap bekerjasama dengan Pemkot terkait keuangan daerah.
Baik dari sisi penerimaan, proses, hingga pengeluaran, meliput M – Pos, layanan platform keuangan digital Kopra By Mandiri untuk bill colection, serta fasilitas KKP.
“Merupakan suatu kehormatan bagi kami, dapat menyediakan layanan perbankan bagi Pemkot Ambon mulai pintu masuk, proses, hingga pintu keluar, sehingga dapat memberikan manfaat bagi kita semua,” terangnya.
Ditemui terpisah usai penandatanganan MoU, kepala BPPRD Kota Ambon, Roy DeFretes membenarkan fasilitasi KKP dari Bank Mandiri yang dikerjasamakan dengan Pemkot.
Dirinya menjelaskan, nantinya dalam proses belanja pemerintah tidak lagi menggunakan uang tunai.
“Jadi dari BPKAD, anggaran di setor ke bank, lalu dari pihak bank menyerahkan KKP ke OPD sehingga kita tidak lagi diberi uang tunai untuk belanja barang operasional dan belanja modal, juga untuk biaya perjalanan dinas,” pungkas DeFretes.
Diketahui, dalam tanda tangan MoU turut disaksikan Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Roy DeFretes, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), J. Silano, Serta Kabag Hukum Sekretariat Daerah, Lexy Manuputty.
Buka Amboina City Rally Tahun 2025, Bodewin: Ini Ajang Kampanye Tertib Lalu Lintas |
![]() |
---|
Pemkot Ambon Gandeng Kementerian Agama, Pencatatan Sipil Nikah Bagi Masyarakat |
![]() |
---|
Implementasi Call Center 112 Dimantapkan, Pemkot Ambon Audensi Bersama KOMIDIGI RI |
![]() |
---|
Terminal Transit Passo Bakal Dialih Fungsikan jadi Balai Kota Ambon |
![]() |
---|
Tak Hadiri Rapat Evaluasi DPRD Buru: Ketua Komisi Geram, Kepala Bank Mandiri Minta Maaf |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.