Sepanjang 2023, Anjing Rabies Gigit 330 Warga Ambon, 4 Orang Meninggal Dunia

Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Ambon, Rems Tale ungkap sebanyak 330 warga Ambon jadi korban gigitan anjing rabies.

tribun Bali
Ilustrasi Anjing Rabies - 330 warga Ambon jadi korban gigitan anjing rabies. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Ambon, Rems Tale ungkap sebanyak 330 warga Ambon jadi korban gigitan anjing rabies.

Angka kasus tersebut dirangkum selama enam bulan terhitung Januari hingga Juni 2023.

“Untuk kasus gigitan hewan penular rabies ada 330 orang,” kata Rems kepada TribunAmbon.com, Kamis (22/6/2023) pagi.

Dijelaskan, dari 330 angka kasus tersebut, empat orang diantaranya telah meninggal dunia.

“Sudah ada empat orang yang meninggal dunia,” ungkapnya.

Baca juga: Maluku Masih Endemik Rabies, Bisa Berujung Kematian, Ini Cara Pencegahan Agar Tidak Berakibat Fatal

Sementara untuk sejauh ini, Dinkes Ambon telah menyuntikan Vaksin Anti Rabies (VAR) ke 184 hewan penular rabies.

VAR itu lanjutnya, merupakan vaksin yang digunakan utuk mencegah infeksi dari virus rabies.

Sebelumnya, pada 2022 lalu, dalam kurun waktu tiga hari total 28 warga kena gigitan anjing rabies.

Awalnya pada Senin 22 Agustus 2022 sebanyak 12 warga Ambon digigit anjing rabies.

Keesokan harinya, bertambah 14 korban lainnya.

Dan Rabu (24/8/2022) hari ini bertambah lagi dua orang lainnya.

Warga kena gigitan anjing rabies juga berada pada lokasi yang berbeda-beda yakni seputaran Kadewatan, Skip, Swalayan Citra, Gang Dasilva, dan Mardika Kota Ambon.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved