Breaking News:

Gempa Guncang Maluku

11 Paguyuban Mahasiswa MBD Galang Dana tuk Korban Gempa Magnetudo 7,5

Tertulis dalam spanduk yang dibawa ' Ale Rasa Beta Rasa, Potong di Kuku Rasa di Daging ', begitu pernyataan yang mereka bawa untuk menarik simpati war

Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Adjeng Hatalea
Courtesy / Patrik Laurika
Puluhan mahasiswa yang terdiri dari 11 paguyuban asal Kabupaten Maluku Barat Daya ( MBD ) turun ke jalan untuk menggalang dana bantuan bagi korban gempa yang terjadi di daerah tersebut pada 10 Januari 2023 lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Ambon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Puluhan mahasiswa yang terdiri dari 11 paguyuban asal Kabupaten Maluku Barat Daya ( MBD ) turun ke jalan untuk menggalang dana bantuan bagi korban gempa yang terjadi di daerah tersebut pada 10 Januari 2023 lalu.

Aksi mereka terbagi di dua lokasi, yakni di perempatan depan Masjid Alfatah dan perempatan depan Polsek Sirimau.

Diketahui 11 paguyuban tersebut diantaranya ; PMAPK, P3WL, GML,GMBK,HIPMMAH, HIMA BARAT, IKPELMABATIM, IKHSO, PM MOLA, P3MD, PEMASKEBAR.

Mereka turun ke jalan membawa sejumlah atribut berisikan foto kondisi kerusakan dan pengungsi gempa di kabupaten berslogan 'Kalwedo' itu.

Tertulis dalam spanduk yang dibawa ' Ale Rasa Beta Rasa, Potong di Kuku Rasa di Daging ', begitu pernyataan yang mereka bawa untuk menarik simpati warga Kota Ambon.

"Aksi kami hari ini sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap basudara kami korban terdampak gempa di MBD," ucap Douglas Kodah kepada TribunAmbon.com. Senin (16/1/2023).

AMBON: 11 Paguyuban Mahasiswa asal MBD lakukan penggalangan dana untuk korban gempa di MBD, Senin (16/1/2023).
AMBON: 11 Paguyuban Mahasiswa asal MBD lakukan penggalangan dana untuk korban gempa di MBD, Senin (16/1/2023). (TribunAmbon.com / Jenderal)

Selain spanduk mereka pun berorasi menarik perhatian para pengendara yang berhenti di lampu merah.

"Alasan aksi penggalangan dana dilakukan di lampu merah karna pada tempat itu masyarakat kota ambon selaku pengguna jalan dapat berhenti sejenak untuk mematuhi aturan lalulintas, maka dari itu kami menggunakan kesempatan itu untuk ber orasi untuk meminta sumbangan sukarela untuk membantu korban gempa di MBD," tutur Khodah.

Adapun aksi penggalangan yang dilakukan sejak pukul 11.00 WIT hingga pukul 15.00 WIT, berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp. 5.253.000.

Mereka pun berencana akan menggalangkan dana lagi pada jumat 20 Januari 2023.

"Kami akan kembali menggelar aksi penggalangan dana ini pada hari jumat besok," tutupnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved