Breaking News:

Maluku Terkini

Pengadilan Tinggi Ambon Dinilai Tak Selektif Keluarkan BAS Advokat tuk Razman Nasution

Pasalnya, Razman Nasution tak memenuhi syarat pengambilan sumpah advokat di Pengadilan Tinggi Ambon dengan menyerahkan dokumen palsu yakni ijazah

Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Tanita Pattiasina
Istri Mantan Gubernur Sumatera Utara Gatot Puji Nugroho, Evi Susanto dan Pengacara Lien Matulessy saat wawancara terkait Razman Nasution, Senin (26/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Pengadilan Tinggi Ambon dinilai kurang selektif dalam mengeluarkan Berita Acara Sumpah (BAS) Advokat bagi Razman Nasution.

Pasalnya, Razman Nasution tak memenuhi syarat pengambilan sumpah advokat di Pengadilan Tinggi Ambon dengan menyerahkan dokumen palsu yakni ijazah dan surat keterangan domisili.

“Saya cukup merasa terganggu karena ini catatan buruk bagi kita karena selain tidak domisili di Waihoka tapi kok bisa dikeluarkan surat domisili, tapi yang berikut yang penting adalah ijazahnya. Kalau misalnya ini terjadi dan tidak ditangani cepat oleh Pengadilan Tinggi Ambon maka jadi asumsi publik, oh ternyata bisa ijazah palsu tapi diterima,” kata pengacara Lien Matulessy yang juga mengambil sumpah bersamaan dengan Razman Nasution pada tahun 2015, Senin (26/9/2022).

Lanjutnya, Pengadilan Tinggi Ambon seharusnya dapat memverifikasi ijazah Razman di pangkalan Data Perguruan Tinggi ataupun pengecekan secara kasat Mata.

Pasalnya, Ijazah Razman tak memiliki Barcode di ujung kanan ijazah dan cap kampus tak mengenai pas foto Razman di ijazah.

Dijelaskannya, selain Ijazah Palsu dan Domisili tak sesuai, Razman juga tak mengikuti magang selama dua tahun setelah lulus kuliah.

Padahal syarat pengambilan sumpah advokat yakni magang dua tahun, sementara tertera dalam ijazah palsu, ia lulus Juni 2014.

Baru setahun kemudian dia mengambil sumpah advokat.

Lewatnya proses ini dinilai mempengaruhi integritas Advokat.

Baca juga: Hari Ini Diperiksa Polisi, Besok Oknum Dosen Unpatti Franky Ubra Dipanggil Dekan

Baca juga: Demi Sumpah Advokat, Razman Nasution Bikin Domisili Palsu di Kelurahan Waihoka Ambon

“Ada tahapan yang tidak dilalui yaitu magang minimal 2 tahun. Itu tidak bisa dipungkiri kalau memang proses itu wajib, dan kalau misalkan proses itu tidak dilakukan dan misalkan sumpah yang jadi pertanyaannya integritas seorang advokat bagaimana,” tambah Matulessy.

Sementara itu, mantan klien Razman yang juga Istri mantan Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho, Evi Susanti berharap hal ini ditangani serius Pengadilan Tinggi Ambon serta Himpunan Asosiasi/Advokat Indonesia (HAPI).

Pasalnya, hingga kini Razman masih berstatus advokat dan masih beracara.

“Ini sudah mencari berita nasional, terkait izin BAS memang harus saya kejar karena Razman masih memakai profesi sebagai advokat untuk mencari klien dan inikan membahayakan karena menyangkut masa depan orang. Kalau dia sendiri tidak dasar keilmuan cukup bagaimana dia mau membela klien,” katanya.

Lanjutnya, pihaknya selaku korban akan melaporkan pencabutan BAS Advokat Razman ke Pengadilan Tinggi Ambon.

“Saya besok berencana melaporkan ini ke Pengadilan Tinggi Ambon,” tandasnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved