Breaking News:

Lucky Wattimury Dipolisikan

Selesaikan Pinjam Uang Hingga Ratusan Juta, Lucky Wattimury Jaminkan Sertifikat Tanah

Ketua DPRD Maluku, Lucky Wattimury menjaminkan sertifikat tanah sebagai langkah pembayaran hutang ke Abdul Wahab Latuamury.

TribunAmbon.com/ Tanita Pattiasina
Ketua DPRD Maluku, Lucky Wattimury saat mediasi kasus peminjaman uang ratusan juta, Sabtu (24/9/2022) 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Ketua DPRD Maluku, Lucky Wattimury menjaminkan sertifikat tanah sebagai langkah pembayaran h utang ke Abdul Wahab Latuamury alias Ongen.

“Pada pagi hari ini bersama Bung Ongen, dan kuasa hukum kami sudah bersepakat menyelesaikan secara kekeluargaan. Musti ada jaminan, jadi saya memberikan sertifikat ini kepada Bung Ongen,” kata Wattimury, Sabtu (24/9/2022).

Lanjutnya, penjamin sertifikat tanah itu sebagai bentuk keseriusan dan itikad baiknya membayar h utang ke Latuamury.

"Jumat kemarin kita duduk bersama, dan hari ini juga. Apa yang kita sepakati kita sampaikan ke publik, dengan demikian antara saya dan bung ongen masalah selesai, sehingga ada apa yang kedpan, bagian dari proses ini jadi kewajiban saya untuk menyelesaikannya. Terima kasih kepada Bung Ongen bertemu dan mau menyelesaikan secara damai," ungkap Wattimurry didampingi kuasa hukum, Ali Basri Salampessy.

Baca juga: Sempat Dipolisikan, Kasus Hutang Lucky Wattimury - Wahab Latumary Berakhir Damai

Sementara itu, kuasa hukum Ongen, Abdul Safri Tuakia mengapresiasi itikad baik dari Legislator PDIP Perjuangan itu.

“Hasil mediasi kemarin, hari Jumat malam sudah ada kesepakatan perdamaian antara klien saya dan juga pak ketua Lucky Wattimury dan saya mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya karena pendekatan penyelesaiannya sangat-sangat negarawan. Saya rasa Beliau juga, saya patut mengucapkan terima kasih karena beliau dengan gentle mengakui bahwa betul itu adalah h utang beliau dan Kemudian beliau punya itikad baik untuk membayar,” katanya.

Lanjutnya, laporan di Kepolisian juga akan dicabut dengan ada etikad baik dari Wattimury untuk pengembalian h utang sebesar Rp 270 juta.

"Pada prinsipnya kami melaporkan kepolisian itu tidak ada maksud apa-apa, kami hanya mau menagih apa yang kemudian dan oleh pak ketua sudah mau mengembalikan itu saya ucapkan terima kasih kepada Pak ketua. Selanjutnya laporan polisi itu akan kami cabut setelah ada jaminan dari pak ketua untuk kemudian melakukan pembayaran secara bertahap," jelasnya.

Dia pun berharap hal ini juga jadi pembelajaran bagi masyarakat lainnya.
"Pada prinsipnya klien kami sudah merasa puas dan apa yang menjadi hak dan kewajiban sudah akan dilaksanakan oleh pak ketua dan selanjutnya harapan dari kami bahwa tidak ada sengketa di kemudian hari dan saya rasa proses-proses penyelesaian dari kekeluargaan ini kemudian bisa dicontoh oleh pihak-pihak lain seperti itu,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, ketua DPRD Maluku, Lucky Wattimury dilaporkan ke polisi akibat diduga tidak membayar h utang ratusan juta rupiah yang dipinjam dari Abdul Wahab Latuamury dua tahun lalu.

Kuasa Hukum Abdul Wahab Latuamury, Abdul Safri Tuakia menyebutkan, uang yang dipinjamkan kliennya kepada Lucky Wattimury senilai Rp 275 juta.

Adapun kasus Ketua DPRD Maluku ini tertuang dalam Laporan Polisi STTLP/430/IX/2022/ SPKT/ Polda Maluku.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved