Ambon Hari Ini

Lapak di Trotoar Pasar Mardika Penuh Sampah dan Bau Pesing, Taha Abubakar; Ganggu Estetika

Pasalnya, kondisi di kawasan Pasar Mardika lapak dipenuhi sampah dan bau pesing menyengat hingga ke jalan raya. Kenyamanan warga pun terusik.

Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Mesya Marasabessy
Sekretaris Komisi II DPRD Kota Ambon, Taha Abubakar saat diwawancarai terkait kondisi lapak kosong di atas trotoar Pasar Mardika yang dipenuhi sampah, Rabu (14/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Sekretaris Komisi II DPRD Kota Ambon, Taha Abubakar menyanyangkan kondisi lapak kosong di atas trotoar kawasan Pasar Mardika Ambon.

Pasalnya, kondisi di kawasan Pasar Mardika lapak dipenuhi sampah dan bau pesing menyengat hingga ke jalan raya. Kenyamanan warga pun terusik.

"Kalau lapak di atas trotoar Pantai Mardika beberapa diantaranya tak dimanfaatkan, tentu ini akan menggangu estetika kota ini. Jadi daripada mubazir, ya dibongkar saja," kata Taha Abubakr kepada wartawan di Gedung DPRD Ambon, Rabu (14/9/2022).

Menurut politisi PPP itu, selain menggangu estetika, keberadaan lapak yang tak difungsikan juga akan membuat kota ini terlihat kumuh.

Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon pun diminta segera menyikapi kondisi itu.

Baca juga: Alham Valeo Resmi Dipolisikan Atas Dugaan Suap dan Gratifikasi Pembangunan Lapak Pasar Mardika

Baca juga: Viral Pengendara Ditendang Oknum ASN, Jatuh Hingga Motornya Terpental

Bicarakan dengan pihak pengembang agar lapak segera dimanfaatkan.

"Pihak pengembang juga harus bisa menjaga kebersihan dari lapak yang ada. Jangan buat sampai kota ini terlihat kumuh," ungkapnya.

Lanjut Taha, baik pedagang, maupun pejalan kaki yang melintasi trotoar juga harus sadar akan kebersihan.

Jika tidak turut membuang sampah, paling tidakmelarang orang yang hendak membuang sampah di dalam lapak kosong.

Sekretaris Komisi II DPRD Ambon itu khawatir, dengan tidak adanya perhatian terhadap kondisi lapak, itu malah akan dibuat sebagai tempat yang tidak diinginkan bersama.

"Misalnya dijadikan tempat dalam tanda kutip. Ini harus dijaga jangan sampai terjadi," tandasnya.

Diberitakan, pantauan TribunAmbon.com di lokasi, terdapat dua unit lapak kosong di atas trotoar Pantai Mardika yang jadi tempat pembuangan sampah.

Sampah yang mulai menggunung itu merupakan sampah berbagai jenis.

Misalnya sampah plastik bekas botol kemasan air mineral, bungkusan bekas makanan, dan lainnya.

Diduga, sampah itu berasal dari pedagang sekitar, sopir angkot yang parkir, maupun pejalan kaki yang melintasi kawasan trotoar.

Tak hanya itu, lapak juga berbau pesing.

Sepertinya dijadikan untuk tempat buang air kecil. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved