Breaking News:

Pedagang Mardika Diperas

Alham Valeo Resmi Dipolisikan Atas Dugaan Suap dan Gratifikasi Pembangunan Lapak Pasar Mardika

Ketua Asosiasi Pedagang Mardika Ambon (APMA), Alham Valeo resmi dipolisikan terkait dugaan suap dan gratifikasi terkait izin pembangunan Pasar Mardika

Alfin
Mollucas Corruption Watch resmi polisikan Alham Valeo terkait dugaan suap dan gratifikasi soal izin pembangunan di Pasar Mardika Ambon, Rabu (14/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Alfin Risanto

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Ketua Asosiasi Pedagang Mardika Ambon (APMA), Alham Valeo resmi dipolisikan terkait dugaan suap dan gratifikasi terkait izin pembangunan Pasar Mardika Ambon.

Alham Valeo resmi dilaporkan oleh Mollucas Corruption Watch, Selasa (14/9/2022) pukul 11.30 WIT di Polresta Pulau Ambon.

Direktur Mollucas Corruption Watch, Salahudin Hamid Fakaubun menyatakan, Alham Valeo dilaporkan atas dugaan suap sebagaimana yang diatur dalam pasal 2 Undang Undang Nomor 11 tahun 1980.

Serta terkait dugaan gratifikasi yang dimanandi atur dalam pasal 12B ayat (1) UU No.31/1999 jo No. 20/2001.

"Iya, kami saat ini sudah laporkan Alham Valeo terkait dugaan suap dan gratifikasi," ucap Hamid kepada TribunAmbon, Selasa siang di Mapolresta.

Hamid berharap, dengan ini, kepolisian mengusut tuntas dugaan suap dan gratifikasi yang dilakukan Alham Valeo dalam pembangunan lapak di Pasar Mardika.

Baca juga: Sesuai Rekaman, Pedagang Akui Sewa Lapak di Trotoar Rp 25 Juta, Tapi Tak Kenal Siapa Azis Tunny

Baca juga: Aktivis Anti Korupsi; Azis Tunny, Patrick Papilaya, dan Alham Valeo Harus Dipidana, KENAPA?

"Bapak Kapolres harus segera usut ini karena Alham diduga melakukan suap demi mendapatkan izin usaha dari Pemprov," ujaranya.

Terpisah dari itu, Kasi Humas Polresta Ambon Ipda Moyo Utomo saat dihubungi membenarkan adanya pelaporan tersebut.

"Iya sudah masuk di Seksi Umum (SIUM) Polresta Ambon dan sementara menunggu proses selanjutnya," terangnya. 

Diberitakan, beredar sebuah rekaman suara pengakuan seorang perwakilan pedagang di Pasar Mardika Ambon, Alham Valeo yang ditagih hingga ratusan juta rupiah oleh Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Maluku, Asiz Tunny.

Rekaman suara berdurasi 16 menit 26 detik itu memperdengarkan percakapan antara Alham Valeo alias Abang Al yang merupakan Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Mardika Ambon (APMA) dengan seorang yang mengaku orang dekatnya Gubernur Maluku, Murad Ismail.

Al mengaku, Azis Tunny berdalih akan menyetor uang tersebut ke Gubernur Murad agar memberikan izin pembangunan lapak di atas trotoar.

Tak hanya itu, uang yang ditagih juga disebutkan, dipakai untuk keperluan pribadi, saat Azis tengah mengurusi pemilihan HIPMI.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved