Breaking News:

Maluku Terkini

Harga Cabai di Masohi Bervariasi, Ada yang Jual Rp. 80 Ribu hingga Rp. 100 Ribu Per Kilo

Harga cabai rawit di Masohi, Maluku Tengah bervariasi. Paling mahal, harga cabai rawit di Masohi tembus Rp. 100 ribu per kilo.

Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Salama Picalouhata
Lukman
Cabai rawit milik salah satu pedagang di Pasar Binaya Masohi, Maluku Tengah, Selasa (13/9/2022). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI, TRIBUNAMBON.COM - Harga cabai rawit di Masohi, Maluku Tengah bervariasi.

Paling mahal, harga cabai rawit di Masohi tembus Rp. 100 ribu per kilogram.

Salah satu pedagang, Radie (46) mengatakan harga cabai rawit kini mencapai Rp 100 ribu per kilogram sudah berlangsung selama sepekan,

"Ada naik, sekarang satu kilo Rp 100 ribu,"kata Radie kepada TribunAmbon, Selasa (13/9/2022).

Sebelumnya kata dia, cabai dijual Rp. 80 ribu per kilogram.

Namun, karena penjualan dari pengepul sudah mulai mahal sehingga harga cabai juga dinaikkan.

"Karena kita  ambil sudah mahal. Kan dari sudah tangan ketiga, jadi harga harganya begitu. Pengambilan Rp. 90 ribu,"jelas dia.

Baca juga: Jadwal Kapal Biak - Bau Bau: KM CIREMAI Berangkat 24 September, Transit Manokwari dan Sorong

Berbeda dengan Radie, pedang lainnya Rusli malah mengaku cabai rawit lagi turun harga dari Rp 100 ribu menjadi 90 ribu perkilo gram.

" Ada turun ini, kemarin itu Rp 100 ribu perkilo,"jawab Rusli singkat.

Berbeda dengan Rusli dan Radie, pedagang lainnya, Saturi (47) malah menjual dengan harga di bawah itu, yakni Rp 80 ribu perkilo gram.

"Satu kil Rp 80 ribu. Memang sudah satu Mmnggu ini kita jual dengan harga begitu,"jelas Saturi.

Terkait perbedaan harga itu kata Saturi, tergantung jenis dan kualitas cabai yang dijual.

Ada sudah kelewat merah sehingga harus dijual dengan harga murah agar lekas habis, ada juga yang memang kualitas cabainya kurang baik.

"Beda beda. Ada mungkin yang sudah terlalu merah makannya harus dijual habis kalau tidak nanti busuk, makanya murah. Ada juga yang kualitasnya bagus tapi tetap murah karena pasoknya tidak dari luar daerah,"pungkasnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved