Breaking News:

Maluku Terkini

DPRD Maluku Desak Pemprov Bentuk Tim Satgas; Awasi Peredaran Mitan 

Hal itu disampaikan Ketua Komisi II DPRD Maluku, Johan Lewerissa saat rapat bersama PT. Pertamina dan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral

Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Tanita Pattiasina
Komisi II DPRD Maluku rapat bersama PT. Pertamina dan Dinas ESDM Maluku terkait kelangkaan mitan, Kamis (1/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Komisi II DPRD Maluku mendesak Pemerintah Provinsi Maluku segera membentuk tim satgas pengawasan minyak tanah (Mitan).

Hal itu disampaikan Ketua Komisi II DPRD Maluku, Johan Lewerissa saat rapat bersama PT. Pertamina dan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Maluku terkait kelangkaan mitan, Kamis (1/9/2022).

Menurutnya, pengawasan peredaran mitan di Maluku penting lantaran saat ini meskipun kuota disalurkan lebih dari seharusnya, namun stok di pangkalan dan pengecer tak ada.

“Karena itu, tadi kita minta Pemerintah dalam hal ini tadi Dinas ESDM untuk segera membentuk tim satgas pengawasan, nanti masukkan kami (DPRD) dan juga Pertamina tidak apa. Karena tadi sudah disampaikan Pertamina, penyaluran dari mereka sudah lebih dari kuota yang ditentukan BPH migas sebelumnya.Ini kan aneh,” kata Lewerissa.

Baca juga: HMI Ambon Demo Tolak Rencana Kenaikan BBM, Ini Tanggapan Wakil Rakyat

Baca juga: Warga Berburu Mitan, Pertamina Pastikan Pasokan Mitan di Maluku Lebih dari Kebutuhan

Dijelaskannya, pengaturan pengawasan terhadap penyediaan dan pendistribusian BBM bersubsidi berada dalam kewenangan BPH Migas.

Namun, pemerintah seharusnya tidak tinggal diam melihat kondisi yang terjadi di Maluku. Bahkan, menurutnya, Kepolisian juga harus bertindak tegas dan ikut mengawasi.

Sementara itu, Dinas ESDM Maluku mengatakan telah menyurati Gubernur Maluku untuk membentuk Tim pengawasan tersebut, dan masih menunggu keputusan.

Tim tersebut terdiri dari Aparat penegak hukum, Dinas ESDM, Pertamina, Dinasperindag dan DPRD di 11 Kabupaten Kota di Maluku.

“Kamis sudah menyurati untuk pembentukan tim satgas tersebut,” katanya.

Disisi lain, Sales Area Manager Retail Maluku PT. Pertamina, Wilson Eddi Wijaya mengharapkan warga agar tidak panic buying dan membeli mitan secara berlebihan.

“Kmai mengharapkan warga tidak membeli secara berlebihan dan belilah sesuai dengan kebutuhan,” kata Wilson.

Wilson juga menegaskan tak main-main bila kedapatan agen dan penyalur Mitan di maluku yang nakal dan menimbun mitan.

“Kami akan memberikan sanksi tegas kepada agen atau pangkalan mitan yang main-main dan kedapatan berbuat curang. Bahkan sesuai klausa kontrak, kami juga bisa putus kontrak,” tegasnya. (*) 

Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved