Breaking News:

Cuaca Ekstrem Maluku

Ada Peringatan Gelombang Tinggi, Syahbandar: Penyebrangan Kapal Ferry Rute Amahai-Tulehu Masih Aman

Baik kapal ferry maupun kapal cepat rute Amahai-Tulehu tetap beroperasi seperti biasanya. Karena gelombang tinggi masih dalam kategori sedang.

Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Salama Picalouhata
Lukman
Aktivitas di Pelabuhan Kapal Feri Ina Marina, Masohi, Rabu (6/7/2022). Meskipun cuaca ekstrem hujan lebat disertai angin kencang serta potensi terjadinya gelombang tinggi, kapal-kapal tetap beroperasi seperti biasanya. 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI, TRIBUNAMBON.COM - Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Amahai atau Syahbandar Amahai, Abdurahman Nakul mengatakan, baik kapal ferry maupun kapal cepat rute Amahai-Tulehu tetap beroperasi seperti biasanya.

Dia menyampaikan aktivitas penyeberangan di Pelabuhan rute Amahai-Tulehu hingga saat ini dalam kondisi aman. 

Hal tersebut disampaikan menyikapi adanya peringatan dini gelombang tinggi dari Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada 6-9 Juli di beberapa Perairan di Maluku.

Baca juga: Cuaca Ambon Hari Ini Rabu, 6 Juli 2022: Hujan Intensitas Ringan Terjadi Sepanjang Hari

Baca juga: KPK Selisik Aset hingga Aliran Uang Eks Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy Lewat 2 Orang Ini

"Berdasarkan peringatan dini gelombang tinggi dari BMKG untuk wilayah kerja Kantor Kesyahbandaraan Amahai masih kategori sedang, makanya kapal masih bisa berlayar,"kata Nakul saat ditemui TribunAmbon.com di Kantornya, Rabu (6/7/2022).

Dijelaskan, biasanya, jika BMKG telah mengeluarkan peringatan cuaca ekstrem dengan tinggi gelombang mencapai dua hingga empat meter,

maka, pihak kesyahbandaraan juga akan mengeluarkan edaran larangan berlayar bagi kapal-kapal yang beroperasi di wilayah kerja Kantor UPP Amahai tersebut.

"Pada prinsipnya, jika BMKG sudah mengeluarkan edaran cuaca ekstrem di wilayah kerja kami, maka kami juga otomatis akan memberikan warning dan melarang kapal untuk tidak berangkat sementara waktu,"ujar Nakul. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved