Ambon Hari Ini
Soal Shift Angkot di Ambon, Rahman Duga Ada Permainan Oknum Majikan Rangkap Sopir
Ketua Himpunan Pengusaha Angkot Ambon, Rahman menduga ada oknum pemilik rangkap sopir jadi sumber permasalahan.
Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Persoalan sopir dan pengusaha angkutan kota (Angkot) di Ambon hingga kini tak temu titik tengah.
Ketua Himpunan Pengusaha Angkot di Ambon, Rahman menduga ada oknum pemilik rangkap sopir jadi sumber permasalahan.
"Sopir ini dan majikan yang bawa mobil plus jadi sopir dia pakai kesempatan ini untuk ambil keuntungan," kata Rahman usai bertemu Dinas Perhubungan Ambon, Senin (27/6/2022).
Menurutnya, aturan pemerintah sudah jelas dengan penerapan penghapusan shift angkot.
Namun, ada sopir mengeluh lantaran tak sanggup penuhi uang setoran yang disepakati.
"Polemik yang terjadi sebenarnya kebijakan pemerintah sudah jelas, normal. Namun ada segelintir yang menggelindingkan lagi, dia mau A B A B," lanjutnya.
Lanjutnya, hal ini telah disampaikan ke Kepala Dishub Ambon, Robby Sapulette dan diminta untuk berdiskusi sendiri.
Baca juga: Tak Temui Kesepakatan, Sopir dan Pemilik Angkot di Ambon Mengadu ke Dishub
Baca juga: Banyak Pensiunan, Laturiuw Minta Perhatikan Guru Honorer
"Kepala dinas kembalikan lagi ke sopir dan majikan, andaikata ada kesepakatan yang tidak dirugikan, baik sopir maupun majikan silahkan, tapi kalau tidak ada yang dirugikan, tetap normal," jelasnya.
Rahman menuturkan, pihaknya pun akan kembali berdiskusi dengan seluruh sopir dan pengusaha angkot pada Minggu depan.
"Jadi maunya segelintir orang A-B, kita lihat sampai hari minggu ini aja. Tapi apapun bentuknya hari minggu, keputusan majikan resmi semuanya normal. Kita tidak ikuti lagi kemauan supir," tegasnya. (*)