Selasa, 28 April 2026

Ruas Jalan Utama di Namlea Pulau Buru Rusak Parah, Pengendara Harus Hati-hati

Jalan rusak dan berlubang di Kabupaten Buru ternyata masih banyak. Yang menderita tentu saja para pengguna jalan tersebut.

Penulis: Fajrin S Salasiwa | Editor: Salama Picalouhata
Andy
Beberapa pengendara roda dua terlihat menghindari jalan berlubang di kawasan Jln. Pendidikan, Namlea, Kabupaten Buru, Rabu (25/5/2022). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Jalan rusak dan berlubang di Kabupaten Buru ternyata masih banyak.

Yang menderita tentu saja para pengguna jalan tersebut.

Kerusakan ini juga terlihat di akses jalan utama di Jalan Pendidikan, Namlea, Kabupaten Buru.

Pantau TribunAmbon Rabu (25/5/2022) hari ini, jalan tepat di belakang tempat pengajian anak (TPA), ini banyak yang berlubang.

Tentu saja, jalanan rusak ini sangat menganggu masyarakat.

Apalagi pada musim hujan sekarang ini, setengah badan jalan telah ditutupi air, karena lubang yang cukup besar berada pada ruas jalan tersebut.

Selain itu, kondisi jalan terlalu sempit, serta tidak ada selokan, sehingga ketika ketika musim hujan, seluruh air tertampung di badan jalan.

Diduga adanya pembiaran dari dinas terkait, sehingga sampai sekarang ini belum ada tindakan untuk pengerjaan pada kerusakan jalan itu.

Baca juga: Syarif Hadler Serahkan Memori Jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon Kepada Plh

Baca juga: Kabar Terbaru Benry Nurlatu, Mengaku Menyesal dan Minta Hukumannya Diringankan

Kemudian, bagi kendaraan yang melintasi kawasan tersebut perlu ekstra hati-hati, khususnya bagi pengguna kendaraan roda dua.

Bisa saja sewaktu-waktu para pengendara mengalami kecelakaan.

Karena kedalaman jalan berlubang itu, bisa lebih 50cm, dan lebarnya mencapai 2-3 meter.

Seorang pengendara roda dua, Naldi Sosal mengatakan, kalau bisa ruas jalan tersebut segera diperbaiki, karena sangat mengganggu perjalanan, serta rawan kecelakaan.

"Di jalan itu sering terjadi kecelakaan, jadi harus secepatnya diperbaiki," kata Sosal saat diwawancarai TribunAmbon.com di lokasi, Rabu pagi.

Dia menjelaskan, kerusakan jalan itu sudah cukup lama, namun sampai saat ini belum ada pengerjaan.

"Seharusnya sudah dikerjakan, karena rusak sudah paling lama, kalau dibiarkan begitu saja nanti masyarakat jadi korban, " jelasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved