Maluku Terkini

70 Tahun Tanpa Pendeta, Thomas Kainama Jadi yang Pertama Mengabdi di Samasuru Maluku Tengah

Terlebih lagi menjadi pendeta pertama yang melayani, membuat Pendeta Kainama memiliki tempat di hati jemaat Samasuru ini.

Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Fandi Wattimena
Sumber; Jemaat GPM Samasuru Uru Amalatu
Pendeta Thomas Kainama saat melayani di Jemaat GPM Samasuru Uru Amalatu, Kabupaten Maluku Tengah 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON,TRIBUNAMBON.COM – Tercatat sudah 9,6 tahun Pendeta Thomas Kainama melayani jemaat Gereja Samasuru Uru Amalatu, Kabupaten Maluku Tengah.

Terlebih lagi menjadi pendeta pertama yang melayani, membuat Pendeta Kainama memiliki tempat di hati jemaat Samasuru ini.

Ketua Pemuda Pelajar Mahasiswa Samasuru-Ambon (P3MS), Corneles Waileruny menceritakan Bapak Tom panggilan akrab pendeta Kainama ini mulai bertugas di gerejanya tepat 21 Oktober 2012, setelah penantian 70 tahun jemaat mendambakan sosok pendeta.

“Selama 70 tahun lebih Jemaat Samasuru tidak memiliki Pendeta. Melalui doa dan perjuangan panjangan akhirnya 21 Oktober 2012 Tuhan mengirimkan Pendeta Thomas Kainama untuk melayani di Jemaat Samasuru jemaat mandiri yang setara dengan jemat-jemat yang lain yang ada di Klasis Masohi,” Kata Corneles Waileruny dalam rilis yang diterima TribunAmbon.com, Senin (25/4/2022).

Selama bertahun-tahun, Waileruny menceritakan banyak terobosan yang dilakukan Pendeta Thomas untuk membangun jemaat baik segi spiritual maupun financial.

Mulai dari Sidang Jemaat ke I sampai ke 10, Renovasi Gedung Gereja Sinar Kasih tahun 2014-2017, renovasi Pastori Sinar Kasih, dan Jemaat Samasuru pernah menjadi Tuan Rumah Sidang Klasis Masohi pada tahun 2017 begitu MPPD-AM-GPM Daerah Masohi tahun 2022.

Baca juga: Ingatkan Anggotanya Tidak Terlibat Peredaran Kendaraan Ilegal, Lotharia; Jangan Coba

Baca juga: Sebut PERADI Otto Hasibuan Tidak Sah, Advokat Muda Indonesia - Ambon Somasi Hotman Paris

Ada pula pemanfaatan kebun Jemaat yang tidak terurus sekian lama yang kini telah dinikmati hasilnya.

Waileruny menyebutkan kurang lebih 500 pohon menjadi bukti sejarah serta kenangan manis yang ditinggalkan Pendeta Kainama kepada Jemaat.

Dengan tulus hati, Waileruny yang juga mewakili Jemaat Samasuru Uru Amalatu juga bersyukur dan mengucapkan terima kasih bagi Pendeta Thomas.

Pasalnya, Pendeta Thomas Kainama kini telah dipindah tugaskan ke Jemaat GPM Liliboi.

“Terima kasih Bpk. Tom dan keluarga, untuk semua pelayanan dan pengorbanan bagi Jemaat Samasuru 9 Tahun 6 Bulan, Trima kasih telah menjadi Bpk dan mama bagi Jemaat Samasuru, Trima kasih telah membimbing dan membesarkan Jemaat Samasuru dalam cinta dan kasih yang tulus. Namun harapan Kami Persekutuan Pemudah Pelajar Mahasiswa Samasuru Uru Amalatu Ambon (P3MS); Api Injil yang bapak suda nyalakan dijemaat Samasuru bawa akang sampe ka Jemaat Liliboi dan Bagi Terang (lobe) Samapi ke pelosok Jemaat GPM di Maluku. Tuhan yang puya Pekerjaan ini terus urapi dan bimbing Bapak Tom dan Keluarga,” harapanya.

Senada dengan Ketua, Sekertaris P3MS Adriyani Erupley menyampaikan meski akan resmi pelepasan tanggal 1 Mei 2022 mendatang namun Bapak Tom akan selalu menjadi bagian dari Jemaat.

“Bapak Tom dan Keluaga selalu ada di hati Warga Jemaat Samasuru dan pintu rumah warga jemat selalu terbuka bagi Pa Tom. Pa Tom bukanlah mantan pendeta Jemaat Samasuru, tetapi telah menjadi keluarga Kami,” tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved