Breaking News:

Maluku Terkini

KPK Sebut Pengolahan Aset di Kabupaten Seram Bagian Barat Sangat Buruk, Alasannya karena Ini

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI menyebut pengolahan aset di Kabupaten Seram Bagian Barat sangat buruk.

TribunAmbon.com/Alfin
MALUKU: Kasatgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Dian Patria saat di wawancarai awak media di aula Kantor Kemenkumham Maluku, Selasa (19/4/2022). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Alfin Risanto

AMBON,TRIBUNAMBON.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) RI menyebut pengolahan aset di Kabupaten Seram Bagian Barat sangat buruk.

Hal ini disampaikan Kasatgas KPK RI, Dian Patria saat diwawancarai awak media usai Rapat Koordinasi dengan Kemenkumham Maluku, Selasa (19/4/2022).

“Luar biasa hampir semua tanah dan bangunan di Seram Bagian Barat diklaim oleh mantan Bupati Bob Puttileihalat dan keluarganya,”ucapnya.

Baca juga: KPK RI Siap Bantu Optimalisasi Aset dan BNBP di Kemenekumham Maluku

Dengan begitu, saat ini KPK RI bersama Kanwil Badan Peratanahan Nasional mencari solusi bagaimana memblokir sertifikasinya kedepan.

'‘Untuk tanah yang betul adanya kita akan mendorong pembuatan sertifikasi secepatnya,” ungkapnya.

Lanjut dikatakan, Kasatgas KPK RI sudah memberikan solusi kepada Pemerintah Kabupaten SBB,untuk dapat mengoptimalisasikan pengolahan aset dengan baik secepatnya.

Solusi itu mendapat respon dengan baik dimana salah satu mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan periode Bupati Bob Puttileihalat berani mengembalikan aset negara yang ada ditangannya selama ini ke Pemda.

“Penyerahan aset negara yakni mobil, merupakan pertama kali di SBB dan saya sangat apresiasi Pak Allan Paliama,” pungkasnya.

Selain itu, Bupati Timotius Akerina sudah berjanji kepada KPK bahwa Jumat 20 mei 2022 dirinya akan mengembalikan aset ke Pemda dan akan di selengarakan secara terbuka.

“Semoga ini menjadi contoh bagi pejabat pejabat lain dalam mengelolah dan mempertangung jawabkan aset daerah,” ucap dia.

Dian menambahkan pengolahan aset daerah harus cepat diperbaiki kalau tidak Kabupaten Seram Bagian Barat tidak akan bisa berkembang selamanya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved