Temuan Mayat di Masohi
Deretan Fakta Pembunuhan Siswi SMA di Masohi, Kronologi hingga Korban Dibuang ke Gorong-gorong
Seperti diketahui, penemuan mayat perempuan di gorong-gorong kawasan Bundaran Kota Masohi, Rabu (9/3/2022) menggemparkan warga.
Lanjutnya, saat ini kedua pelaku yakni, RS (22) dan IPT (34) telah ditahan di Mapolres.
Keduanya diketahui berprofesi sebagai sopir dan berasal dari Desa Haya Kecamatan Tehoru.
“Para pelaku sebagai sopir mobil,” kata Ghafur.
Dijelaskan, kedua pelaku diringkus di dua lokasi berbeda.
Yakni, IPT dibekuk tanpa perlawanan di rumahnya di Desa Haya.
Sementara RS diringkus dalam perjalanan dari pelabuhan Waipirit menuju Kota Masohi.
Korban sendiri dibunuh di dalam kamar penginapan Samudra.
Baru kemudian dibuang ke selokan dan ditemukan warga.
5. Identitas Korban
Identitas mayat perempuan tanpa identitas yang ditemukan di selokan kawasan Bundaran Kota Masohi, Rabu sore (9/3/2022) akhirnya terungkap.
Ialah siswa kelas XI di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Masohi, berinisial MAL.
"Iya, benar itu korban," kata Ice Latuny salah satu keluarga korban kepada wartawan di RSUD Masohi, Jumat (11/3/2022).

Dijelaskan, MAL keluar rumah sejak 18 Februari 2022 usai adu mulut dengan kedua orang tuanya.
“Nomor handphone Orang tua MAL sengaja di blokir oleh MAL, jadi tidak ada kabar ada penemuan jenasah perempuan oleh pihak kepolisian orang tua MAL Menghubungi MAL tetapi tidak bisa tersambung, dari situlah ada kecurigaan kami keluarga,” tutur Latuny.
Keyakinan identitas korban diketahui dari gelang tangan yang dipakainya.