Sabtu, 16 Mei 2026

Vaksinasi Covid

Kota Tual Butuh Tambahan Stok Vaksin Covid-19

Antusias warga Kota Tual menjalani vaksinsi cukup tinggi. Hanya saja stok vaksin yang didistribusikan pemerintah terbatas.

Tayang:
Penulis: Risman Serang | Editor: Salama Picalouhata
Lukman Mukaddar
Stok vaksin. 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com Risman Serang

TUAL, TRIBUNAMBON.COM - Antusias warga Kota Tual menjalani vaksinsi cukup tinggi. Hanya saja stok vaksin yang didistribusikan pemerintah terbatas.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tual, dr. Max Martin mengatakan, jumlah kuota vaksin yang diberikan pemerintah saat ini, semakin berkurang.

Disebutkan, jika biasanya dikirimi 2000 ribu hingga 3000 dosis vaksin, kini sudah tak lagi.

"Kami dikirimi stok hingga ribuan saat awal saja, sekarang sudah tidak lagi," kata dr. Max Martin, kepada TribunAmbon.com, Rabu (10/11/2021).

Baca juga: Pengacara Ingin Kasus Mansyur Tuharea Segera Disidangkan

Baca juga: Jaksa Pastikan Berkas Perkara Asnawy Gay Cepat Dilimpahkan ke Pengadilan Ambon

Baca juga: Polisi Bubarkan Warga Mabuk Sopi di Pinggir Jalan Amahusu Kota Ambon

Saat ini tambahnya, Kota Tual masih membutuhkan vaksin yang banyak untuk mencapai target nasional.

"Kalau animo masyarakat cukup tinggi, namun kendalanya stok vaksin sangat terbatas," ucap dia.

Pasalnya kata dia, persoalan kunci percepatan vaksinasi pada ketersedian vaksin.

Namun, vaksinasi belum mencukupi target lantaran stok vaksin sangat terbatas.

"Kalau bicara target, sampai saat ini belum, karena stok vaksin jumlahnya terbatas," kata dia.

Baca juga: Tak Ada Jaringan Internet Hambat Vaksinasi di Maluku

Baca juga: 24 Pasangan Bukan Suami Istri Tepergok di Penginapan Kota Ambon, Langsung Diamankan Polisi

Oleh karena itu pihaknya sangat berharap Pemerintah Provinsi Maluku maupun Pemerintah Pusat dapat melihat masalah kebutuhan daerah tersebut.

"Kita kan target bisa selesai di tahun ini, tapi itu juga tergantung ketersediaan vaksin,"ujarnya.

Secara persentase vaksinasi dosis I di Kota Tual capai 26,55 persen atau 8.268 orang.

Sedangkan capaian vaksinasi dosis II baru 11,56 persen atau 7.958 orang dari target 68,812 yang harus di vaksin.

"Angka itu masih jauh tertinggal dengan rata-rata capaian persentase vaksinasi nasional yang sudah mencapai 55 persen," kata Martin.

Pemerintah, kata Martin, akan berupaya untuk menambah jumlah masyarakatnya yang telah divaksin. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved