Maluku Hari ini
HUT Pattimura ke 209, Gubernur Maluku Tekankan Semangat Kapitan Harus Hidup di Generasi Muda
Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa memimpin upacara HUT Pattimura ke-209 di Saparua, ditandai penyalaan Obor Pattimura.
Penulis: Novanda Halirat | Editor: Ode Alfin Risanto
Ringkasan Berita:
- Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa memimpin upacara HUT Pattimura ke-209 di Saparua, ditandai penyalaan Obor Pattimura.
- Peringatan ini menjadi refleksi perjuangan Kapitan Pattimura sekaligus ajakan menjaga semangat juang generasi muda.
- Gubernur menekankan tantangan masa kini seperti kemiskinan dan ketertinggalan teknologi harus dilawan dengan inovasi dan persatuan.
Laporan Wartawan Tribunambon.com, Novanda Halirat
AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pattimura ke-209 yang digelar di Lapangan Pattimura, Saparua, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, Jumat (15/5/2026).
Dalam upacara tersebut, Kapitan upacara dipercayakan kepada Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nova Anakotta, sementara Perwira upacara dijabat Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, Melkias Lohy.
Rangkaian upacara diawali dengan penyerahan obor Pattimura dari Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir kepada Gubernur Maluku.
Baca juga: Jadwal KM Nggapulu 16 Mei sampai 2 Juni 2026: Rute Surabaya, Makassar, Bau Bau, Namlea
Baca juga: Terupdate! Jadwal KM Ciremai 17 Mei - 13 Juni 2026: Rute Bau Bau, Ambon, Sorong, Serui, Jayapura
Selanjutnya, Gubernur Hendrik Lewerissa menyalakan Obor Pattimura yang disaksikan ratusan masyarakat.
Dalam sambutannya, Gubernur mengajak masyarakat Maluku untuk mengenang kembali perjuangan besar rakyat Maluku pada 15 Mei 1817, yang dipimpin oleh Thomas Matulessy atau Kapitan Pattimura.
Ia menegaskan, peringatan HUT Pattimura bukan sekadar mengenang sejarah atau seremoni tahunan, melainkan momentum untuk menjaga semangat perjuangan agar terus hidup dalam diri generasi muda.
“Pattimura tua boleh dihancurkan, tetapi kelak Pattimura muda akan bangkit,” ujarnya.
Menurutnya, tantangan perjuangan saat ini berbeda dengan masa lalu. Jika dahulu melawan kolonialisme, kini generasi muda dihadapkan pada persoalan kemiskinan, kebodohan, ketimpangan, keterbelakangan pembangunan, serta ketertinggalan teknologi.
Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk berani berinovasi, keluar dari zona nyaman, serta memperkuat persatuan tanpa memandang perbedaan suku, agama, maupun golongan.
Ia juga menekankan pentingnya kerja bersama dalam mengelola potensi sumber daya alam Maluku, baik di laut maupun di darat, demi kesejahteraan masyarakat.
Gubernur berharap peringatan ini menjadi momentum bagi generasi muda Maluku untuk terus berkembang dan berkarya dalam mendukung pembangunan daerah, sekaligus sebagai bagian dari menuju Indonesia Emas 2045.
Upacara kemudian dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga oleh Gubernur Maluku, Bupati Maluku Tengah, serta ahli waris Matulessy sebagai bentuk penghormatan atas jasa Kapitan Pattimura. (*)
| 3 Tersangka Korupsi Dana BOS dan DPA MTs Negeri Ambon 2023–2024 Resmi Ditetapkan |
|
|---|
| Ekonomi Maluku Awal 2026 Terkontraksi, Konsumsi Rumah Tangga Jadi Penopang |
|
|---|
| Transportasi Laut Maluku Tumbuh, Namun Bongkar Muat Barang Turun |
|
|---|
| Pemprov Maluku Usulkan 391 Rumah untuk Warga Terdampak Konflik dan Bencana |
|
|---|
| Kapolda Maluku Terima Audiensi IKASSI, Bahas Pelantikan Raja Siri Sori Islam dan Penguatan Kamtibmas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Pattimura-day-209.jpg)