Breaking News:

Kasus Narkoba di Ambon

Terlibat Narkoba, ASN Lapas Ambon hanya Divonis 6 Tahun, Dua Kurirnya Divonis Lebih Berat

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Ambon menjatuhkan vonis penjara enam tahun kepada Iren Tomasoa, terdakwa penyalahgunaan narkoba.

Freepik
Ilustrasi penjara 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com,Alfin Risanto

AMBON,TRIBUNAMBON.COM – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Ambon menjatuhkan vonis penjara enam tahun kepada Iren Tomasoa, terdakwa penyalahgunaan narkoba.

Vonis hakim terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lapas Ambon ini, lebih ringan dibandingkan dua kurirnya.

Yakni, Irfan Tawainela dan Eduard Pariama alias Edo.

Mereka masing-masing divonia selama delapan penjara.

Baca juga: Ajukan Eksepsi, Mantan Kadis DLHP Ambon Lucia Izaak Ajukan Minta Majelis hakim Batalkan Dakwaan

“Menjatuhi pidana penjara kepada terdakwa Irfan dan Edo masing-masing selama delapan tahun penjara,” kata Ketua Majelis Hakim, Julianty Wattimury di Pengadilan Negeri Ambon, Selasa (5/10/2021) siang.

Tak hanya pidana badan, ketiga terdakwa juga harus membayar denda.

Terdakwa Irfan harus membayar denda sebesar Rp1 miliar subsider enam bulan.

Sedangkan terdakwa Edo denda Rp 1 miliar subsider empat bulan kurungan.

Sementara, terdakwa Iren Tomasoa didenda Rp. 10 miliar subsider tiga bulan kurungan karena terbukti melanggar pasal 114 UU narkoba.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved